Home > Peluang

Cilukba Daycare, Kesulitan Menjadi Solusi

Menjadi orang tua muda adalah kesempatan berharga dan indah, namun bukan berarti lepas dari kesulitan dan tantangan. Secara khusus bagi orang tua yang bekerja di luar rumah, memikirkan bagaimana agar  anak-anaknya yang ditinggalkan di rumah akan tetap mendapat perhatian serta pengasuhan yang baik. Pilihan yang tidak mudah, namun harus tetap memilih demi keberlangsungan hidup yang harus dipertanggungjawabkan.

Latar Belakang Kehadiran Cilukba Daycare

Bagaimana orang tua tetap membangun kariernya, namun tidak mengabaikan perhatian dan pendampingan, serta pengawasan yang baik terhadap anak. Oleh karena itu sangat diharapkan bisa mendapatkan pengasuh atau pembimbing yang tepat, dengan dituntun oleh kegiatan pendampingan yang baik, serta dapat dimonitor. Inilah yang melatari kehadiran Cilukba Daycare.

Berkat kolaborasi pengalaman Keithy Dorothy sebagai dokter, dan Valeria Claudia yang berpengalaman pernah bekerja di preschool.  Maka di akhir tahun 2024, sebagai co-founder Cilukba Daycare, mereka berdua sepakat untuk memulai impian ini. Kesulitan menjadi solusi.

“Biaya jaga anak yang sekarang tinggi banget ditambah drama-drama para pengasuh ke anak-anak, makin kesini makin parah, jadi kita ambil kesempatan itu buat jadi “solusi” untuk pasangan-pasangan muda yang bekerja,” kisah Ria dengan antusias. Tambah Keithy senada: “kami berdua bekerja dan punya pengalaman sulitnya mencari pengasuh anak”.

Kesibukan tidak menjadi alasan pengabaian terhadap tumbuh kembang anak. Maka tak heran Daycare ini dikenal dengan Cilukba Daycare. Cilukba adalah salah satu nama permainan bagi anak. Di mana seseorang menutup wajahnya, lalu membukanya kembali secara tiba-tiba sambil mengucapkan kata “Ba!” atau “Cilukba!”. Permainan sederhana, namun menghibur, bahkan bermanfaat mengasah perkembangan otak anak. Maka secara tidak langsung kehadiran Daycare ini menggambarkan perhatian khusus terhadap pertumbuhan tumbuh kembang anak.

Keunggulan Cilukba Daycare

Cilukba Daycare berlokasi di Jalan. Caman Raya nomor 144, Jatibening – Bekasi. Dibuka dari hari Senin hingga Jumat. Mulai dari pukul 07.00 hingga pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat.

Kehadiran anak-anak dari usia 3 bulan sampai usia 6 tahun.  “Jumlah anak setiap bulan cukup variatif karena kami menyediakan paket harian, mingguan, dan bulanan sehingga tidak selalu tetap jumlahnya. Anak dari usia baby sudah bisa dibawa ke daycare selama orang tuanya siap,” ungkap dokter Keithy.

Cilukba Daycare dilengkapi dengan fasilitas, seperti: mini gym, mini playground, mini library, dan kamar tidur. Kemudian adanya CCTV real time yang bisa diakses dari handphone orang tua.

Biaya dimulai dari angka 3 jutaan per bulannya, sudah include dengan 2 kali snack dan 1 kali lunch, dan tidak ada syarat khusus. Tenaga pendamping yang disiapkan terdiri dari 3 orang, disesuaikan dengan jumlah anak. Sekitar 6 orang anak yang bisa ditangani. Tenaga akan bertambah sesuai bertambahnya jumlah anak.

Kekuatan Cilukba Daycare adalah anak-anak tidak hanya dititipkan saja, tapi mereka akan mendapatkan edukasi untuk tumbuh kembang. Kemudian ada art class yang membantu motorik anak.

“Anak-anak merasa nyaman karena beberapa faktor, di antaranya: tempat. Di mana mereka bisa belajar dan bermain. Kemudian didampingi petugas yang berhubungan dekat dengan mereka. Lingkungan yang nyaman, dengan teman-teman seusia, serta dilengkapi aktivitas yang tidak membosankan,” tutur Keithy dengan sukacita.

Beberapa feedback positive dari para orang tua yang senang adalah karena “merasa terbantu dengan pertumbuhan dan progres tumbuh kembang anaknya, setelah mengikuti Cilukba daycare.”

Tantangan dan Harapan

“Tantangan terbesar kami adalah memastikan para caregiver (pengasuh) itu bekerja dengan hati. Karena, yang diurus bukan barang tapi manusia. Di situlah letak keberhasilan usaha daycare yang memang bergerak di bidang jasa,” cetus Ria dan Keithy karena menyadari tak mudah pendampingan dipercayakan kepada orang lain selain orang tua anak. Namun tetap ada harapan pada orang-orang baik yang bisa dipercaya, dengan pengawasan yang tetap terjaga.

Pengakuan kedua co-founder ini, dalam menghadapi sikap dan cara pandang orang tua anak, adalah “Terkadang ada orang tua yang masih sulit menerima adanya perbedaan pola didikan, namun sebisa mungkin kami memberikan pengertian. Pola asuh setiap orang mungkin berbeda tetapi selama itu masih dalam batas wajar, dalam artian tidak menyakiti anak, tidak membuat anak trauma ataupun takut, dan semua untuk kebaikan anak, maka orang tua harus mampu berlapang dada, menerima perbedaan tersebut,”

Semua tantangan yang ada menjadi bahan pembelajaran dan upaya untuk terus meningkatkan  kualitas pelayanan dan terus berjalan pada tujuan yang benar.

Harapan besar Keithy dan Ria sebagai co-founder Cilukba Daycare ke depan adalah: “Daycare ini bisa menjadi besar dan menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menolong para orang tua. Mereka bisa hidup seimbang antara pekerjaan dan mengurus anak. Tetap mampu mengembangkan kemampuan diri dan mencari nafkah, sedangkan anak-anaknya tetap terpantau, terlatih untuk tumbuh kembangnya”

Kesulitan menjadi solusi, mampu ditemukan Keithy dan Ria untuk menolong keluarga mereka bahkan para orang tua muda lainnya. Kehidupan keluarga adalah panggilan, dan anak-anak adalah buah dari pernikahan. Tanggung jawab dengan cinta yang sungguh, memberi jalan bagi setiap orang tua menemukan cara untuk berjuang mengatasi setiap kesulitan.

Cilukba Daycare  hadir sebagai solusi menghadapi kesulitan bagi para orang tua muda, bahkan bagi setiap anak agar tetap mendapatkan pelayanan terbaik, bagi tumbuh kembangnya. Sukses bagi Cilukba Daycare, harapannya menjadi kenyataan adalah doa dan kerja melalui cinta dan kesungguhan.

Daycare menjadi peluang usaha cemerlang di masa kini, karena sibuknya orang tua mencari nafkah. Namun Cilukba Daycare bukan hanya menjadi peluang usaha, namun pelayanan jasa yang dapat bertahan ketika punya kesungguhan cinta bagi setiap anak yang ada di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *