Home > Kawula Muda

Padel: Tren Olahraga Anak Muda

Paddle Corcuera kini lebih dikenal paddle tennis  atau padel. Menjadi olahraga tren di Indonesia bahkan di dunia. Olahraga asli Meksiko  ini, lahir di tahun 1969 dan mulai mendunia di tahun 1974. Penciptanya adalah Enrique Corcuera, pebisnis asal Meksiko. Dialah orang yang mencetuskan nama, lapangan, dan aturan permainannya.

Sejak tahun 2024, padel menjadi olahraga tren di Indonesia.  Terkesan seperti olahraga tenis bahkan squash, karena menggunakan perlengkapan raket. Ternyata padel adalah perpaduan antara kedua olahraga tersebut. 

Elisabeth Pauline, dikenal dengan panggilan Icha, mengisahkan perjalanannya menggemari padel: “awalnya aku main tenis, terus susah cari lapangan, karena full terus. Akhirnya di bulan Agustus 2024, temanku ada yang ajak “padel yuk, cobain!” mulai dari percobaan pertama, aku suka sama dinamika permainannya. Main kedua dan ketiga kali, dan ketagihan! sampai hari ini aku rutin main padel”.

Manarik dan Populer

Olahraga padel menyenangkan, mudah dan menarik. Permainan cepat yang dapat menggerakkan seluruh anggota tubuh untuk aktif. Lebih mudah dipelajari oleh pemula dibandingkan tenis, namun tetap memberikan latihan kardio yang sangat baik. Mudah diakses bagi semua kalangan.  Inilah yang membuat padel semakin populer. Bukan hanya untuk kesehatan tubuh, bermanfaat pula untuk membangun hubungan, bahkan dapat menjadi ajang kompetitif yang fun.

Karakteristik Utama Padel berbeda dari Tenis dan Squash dari berbagai sumber:

  • Aturan Main: Aturan dan perhitungan skornya mirip dengan tenis, tetapi servis dilakukan dengan cara underhand (dari bawah) di bawah pinggang.
  • Format: Padel hanya dimainkan secara berpasangan (ganda). Tidak ada nomor tunggal dalam olahraga ini.
  • Lapangan: Berukuran sekitar 10 × 20 meter, lebih kecil dari lapangan tenis, dan dibatasi oleh dinding kaca serta kawat.
  • Peralatan: Raket padat dengan lubang-lubang kecil dan bola yang digunakan memiliki tekanan lebih rendah dibandingkan bola tenis konvensional.

Manfaat Olahraga Padel

Olahraga berguna bagi kesehatan tubuh, namun tak semua orang melakukannya sebagai habit. Menarik ketika olahraga menjadi kesukaan dan habit yang menyenangkan. Padel membangun kesadaran ini bagi Icha, warga Jakarta berusia 32 tahun ini. “Targetku jadi rutin olahraga dan happy! bisa tidur nyenyak setiap harinya,” aku Icha dalam tawa lebarnya.

Icha mengakui ketertarikan pada padel: “ini cardio game, manfaatnya pasti untuk meningkatkan hormon endorfin dan mengelolah stres. Semenjak rutin main padel, tidur malamku lebih nyenyak.” Menjadi pekerja bisnis asuransi yang rutin dengan kepadatan agenda dan ambisi, Icha seminggu 3-4 kali berolahraga padel. Berlatih di pagi hari, sebelum mulai bekerja dan dalam satu kali main, berdurasi 2 jam.

Bagi pemudi kelahiran Jakarta ini, padel dapat merenggangkan kekalutan dan kesumpekan yang menghantuinya. Tak hanya itu, Icha pun mengakui sejak mengikuti padel bonusnya, berat badannya menjadi turun dan lebih sehat. Dan yang sangat menyenangkan, Icha semakin punya kesempatan bertemu banyak teman yang asyik untuk bermain, sekaligus dapat membangun networking untuk terus tersambung.

Sejak mengenal padel, Icha mengakui menjadi suka berolahraga bahkan ketagihan, sulit berhenti. Wah ternyata sebegitu menariknya padel membangun rasa cinta bagi yang mengenalnya. Dibalik memberi kepuasan tersendiri dan kesukaan berolahraga, padel menjadi pilihan anak muda saat ini.

Padel adalah olahraga dengan gerakan cepat dan intens, maka dibutuhkan kondisi fisik yang prima. Bagi yang sedang mengalami cedera atau hamil tidak disarankan. Sebaiknya mendapatkan rekomendasi medis agar tidak mengalami cedera saat berolahraga padel.

Pesan Icha buat yang mau coba main padel, “tak perlu khawatir nanti susah atau tak ada temannya. coba saja datang. Sekali ikut sesi coaching, jangan lupa warming up  sebelum main padel. Supaya meminimalisir cedera. Khusus anak muda semua untuk rutin olahraga minimal 2 kali dalam seminggu ya”.

Awali olahraga dengan pemanasan untuk mencegah risiko cedera, dan ditutup dengan pendinginan untuk mengembalikan detak jantung dan suhu tubuh ke kondisi normal secara bertahap, serta mencegah penumpukan asam laktat yang memicu pegal. Gunakan pakaian olahraga yang nyaman dan menyerap keringat. Sunscreen, untuk melindungi kulit khususnya jika bermain di luar ruangan. Menggunakan sepatu olahraga yang sesuai agar nyaman, dan jangan lupa sediakan selalu air mineral secara berkala untuk menjaga performa dan mencegah dehidrasi.

Kabar baik dan menarik, jika semua orang menyenangi olahraga. Padel memberi peluang itu dan semakin digandrungi anak muda saat ini. Betapa majunya bangsa ini, jika budaya olahraga menjadi habit dan kecintaan semua anak bangsa. Sehat fisik membangun sehat relasi, dari pribadi membangun  kelompok, keluarga, dan berkontribusi bagi bangsa. Wujud menjaga tubuh yang sehat sebagai pemberian Tuhan, dan berdampak pada seluruh aspek hidup kita menjadi bangsa yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *