
Syalom ibu pengasuh,
Saya lahir di keluarga yang boleh dikatakan berkecukupan secara ekonomi, namun memiliki orang tua yang sangat galak, cepat marah dan ringan tangan. Di mata mereka, saya selalu salah. Bahkan beberapa kali saya pernah dikatakan sebagai anak yang tidak berguna. Saya rutin pergi ke gereja, tetapi kedua orang tua saya tidak pernah ke gereja. Saya merasa seperti lahir tanpa berkat Tuhan. Secara ekonomi saya tidak kekurangan, tetapi saya belum pernah merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lain. Rasa hormat saya kepada orang tua sudah semakin memudar. Bagaimana seharusnya saya bersikap sebagai seorang anak ketika saya selalu dipersalahkan?
Fubao, 19 tahun, dari Jakarta.
Jawaban:
Fubao, saya memahami perasaan yang ada dalam diri Anda, merasa tidak bahagia karena, pernah dikatakan sebagai anak yang tidak berguna. Tidaklah mudah menghadapi orang tua yang cepat marah, ringan tangan dan dianggap selalu salah. Meskipun kebutuhan ekonomi dipenuhi dengan kecukupan, tetapi merasa tidak bahagia karena mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari orang tua, bahkan membuat Anda merasa tidak nyaman ketika membandingkan kehidupanmu dengan anak-anak lain.
Sudah sewajarnya seorang anak mendambakan kebahagiaan. Tetapi, apakah kebahagiaan berarti bebas dari masalah? Bebas dari amarah orang tua? Apakah Kebahagiaan tergantung dari luar diri atau dari dalam diri kita? Menjadi bahagia tentulah tidak semudah seperti teori yang kita pelajari. Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat mengatasi masalah.
Bagaimana Fubao harus bersikap di tengah-tengah keluarga seperti yang digambarkan di atas? Mari kita lihat dulu apa penyebab kemarahan orang tua terhadap anak, yang dalam hal ini apakah ayah atau ibu, atau kedua-duanya?
Kemarahan bisa disebabkan karena kesalahan anak atau karena dampak masa lalu dari orang tua yang pernah mengalami perlakuan dari orang tuanya atau sudah menjadi karakter atau sikap dari orang tua yang otoriter. Jika karena ada kesalahan dari diri sendiri, maka Fubao harus memperbaiki diri untuk melakukan hal yang benar. Tetapi jika sudah berbuat benar tetap mengalami perlakuan yang keras dari orang tua hingga mengalami kekerasan baik verbal maupun fisik, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai seorang anak:
Pertama, Menyadari konflik dengan kekerasan harus segera diselesaikan dengan memulai menerima diri dan orang tua.
Menyadari dan menerima keberadaan Fubao sampai saat ini karena ada peran dari orang tua yang sudah membesarkan Anda. Mengetahui bahwa Setiap orang tua mempunyai kelemahan juga kebaikan. Untuk itu menerima keberadaan orang tua dan tetap menghormati mereka. Jangan hanya melihat kekurangan orang tua, tapi juga melihat kebaikannya, dan menyadari bahwa orang tua memiliki kelemahan yang dapat di proses untuk menjadi lebih baik.
Kedua, Jika kondisi memungkinkan, Lakukan komunikasi terhadap orang tua, tanyakan apa yang menyebabkan kemarahan mereka terhadap Anda. Lakukan perbaikan relasi dan rekonsiliasi dengan orang tua dan belajar untuk mengampuni atas hal-hal yang pernah dilakukan yang menyakitkan. Lakukan komunikasi berdasarkan kasih, dengan tujuan untuk memperbaiki bukan untuk saling menyakiti.
Ketiga, Kenali dan hindari sikap dan kondisi yang membuat orang tua marah atau melakukan kekerasan baik verbal maupun fisik terhadap Anda.
Keempat, Mengembangkan kemampuan dan ketrampilan Anda, sehingga orang tua dapat melihat dan mengakui kebaikan diri Anda. Jadilah anak yang membanggakan orang tua.
Kelima, Memiliki komunitas yang dapat mendukung Anda dan memiliki tempat yang aman ketika ada dalam kesulitan.
Keenam, Mempunyai hubungan yang erat dengan Tuhan.
Menyadari Tuhan adalah pencipta dan pemelihara semua ciptaan-Nya. Dia adalah yang terbaik dalam mengasihi dan memberikan harapan yang nyata. Fubao dikasihi dan sangat berharga di mata Tuhan. Manusia boleh memandang rendah, tetapi Tuhan tidak pernah memandang rendah umat-Nya.
Terakhir, jika diperlukan Lakukan konsultasi dengan konselor.
Banyak tokoh-tokoh besar yang lahir dari keluarga yang tidak bahagia.
Jadikan kesulitan yang Anda hadapi saat ini menjadi peluang untuk melakukan pembaharuan hidup, dan membentuk Anda menjadi lebih tangguh.
Selamat berjuang menjadi orang yang tangguh.