
Kue tradisional khas gula aren: wajik dan ongol-ongol tetap menjadi kesukaan berbagai kalangan. Selain enak dan khas rasanya, mudah cara pengolahannya, serta dapat menggunakan bahan dan perlengkapan sederhana. “Bermodal 65 ribu hingga 75 ribu sudah bisa menghasilkan peluang pendapatan”, ungkap ibu Soldiana Lumbantoruan. Inilah pengalaman menyenangkan bagi ibu 66 tahun ini, dalam usaha menjual aneka kue.
Mulai dari aneka kue hingga makanan pesanan keluarga dilayaninya dengan sukacita. Tawaran order berdatangan mulai dari lingkungan tempat tinggal, sahabat, dan keluarga. Rasa yang enak dan cocok di lidah, serta harga yang dapat dijangkau, membuka kesempatan mendapatkan order dari berbagai kalangan. Dukungan dari kedua putrinya: Tabitha dan Lidya, sangat menolong usaha ini terus berjalan selama 7 tahun ini.
Sejak ditinggal suami 12 tahun yang lalu, Soldi memakai kemampuan dan hobinya secara maksimal. “Inilah kesempatan mengisi waktu, menjalankan hobi, namun sekaligus menambah penghasilan pendapatan keluarga,” urai wanita tangguh ini dengan tersenyum. “Punya harga diri karena tidak menyusahkan orang lain, dan tidak bergantung pada anak-anak,” tambah istri almarhum Rantos Siregar ini penuh syukur.
Aneka Kue dan Makanan
Soldi mengutarakan olahan bahan menggunakan bahan premium demi meningkatkan kualitas akhir secara signifikan. Bahan-bahan ini memberikan rasa yang lebih kaya dan otentik, tekstur yang lebih lembut atau konsisten, serta aroma yang lebih harum.
Jenis kue seperti: kudapan Legit wajik gula aren loyang 22 (kotak) @130k, Legit ongol” gula aren loyang 22 (kotak) @ 100k. Inilah jenis kue yang rutin dibuatnya.
Selain itu ada jenis Cake atau bolu: Carrot cake loyang 22 kotak @ 400k, Fruit cake loyang 22 bulat dikukus, padat empuk @300k, Black Forest pudding loyang 20 (kotak) 150k, Cake tape toping keju loyang 24 (bulat) 130k. Jenis kue ini akan dibuat sesuai pesanan.
Tak ketinggalan kue kering. Seperti Nastar toples tabung 600ml, @105k. Kastengel @105k, Sagu keju @80k, Coklat mede @70k, Oat meal mede @70k. Khusus untuk kue kering, lebih sering di pesan pada momen hari raya, seperti: Natal, tahun baru, dan lebaran. “Biasanya lumayan banyak pesanan dan saya akan lebih repot mengerjakannya”, cetus Ibu Soldi.
Pemanggangan adalah proses yang lumayan membutuhkan konsentrasi agar hasil masakan tidak menjadi hangus atau matang dengan baik. Bermodal oven gas standing dari 36 tahun yang lalu, itu yang dipakainya dibandingkan oven listrik. “Sejak muda, saya bercita-cita ingin membuat kue dan punya oven kompor Tecnogas, lengkap dengan 4 tungku yang ada ovennya. Dan terkabulkan,” inilah alasan mengapa Soldi memilih untuk tetap memakai kompor Tecnogas dibandingkan oven listrik. Maka perhatian penuh pada pemanggangan adalah fokus yang harus dimilikinya.
Tak ketinggalan juga ada pesanan masakan keluarga, saat acara arisan atau ibadah. Makanan khas Manado, seperti Ikan panggang dan sambal dabu-dabu, ditambah sayur bunga pepaya tumis. Atau masakan khas Medan; Teri kacang, juga arsik. Rasanya menggiurkan untuk dicoba.
Minat Pembeli dari Mulut ke Mulut
Dalam acara kebaktian, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) lingkungan Pondok kopi, di sanalah Soldi mendapatkan pesanan. Mulai dari kalangan warga dan gereja. Tuhan memberkati usaha yang digelutinya selama 7 tahun ini. “Kesabaran, ketekunan, dan terus berinovasi,” adalah modal bagi Soldi untuk terus bertahan dan menggunakan peluang yang dianugerahkan Tuhan di usia yang semakin memutih rambutnya.
Soldi berupaya menggunakan kemampuannya dengan baik. Menjaga kualitas bahan, dan kebersihan (higienis) agar produk kue atau makanan yang dihasilkan tetap terjaga. Melalui mulut ke mulut (Word of Mouth) promosi terjadi dan berdampak pada peminat untuk memesan. “Puji Tuhan. Saya sangat tertolong mendapatkan keuntungan 50 hingga 60 persen dari modal yang dikeluarkan,” jujur ibu Soldi dalam keharuan.
Usaha ini dikerjakannya dengan tekun, sabar, tanpa takut gagal. Karena baginya “keberhasilan ada di depan tapi membutuhkan usaha, ketekunan dan kesabaran”, pesan Soldi menutup percakapan.
Selamat untuk Ibu Soldi. Berkarya di masa tua melalui bakat dan hobinya. Menyenangkan, menjadi berkat bagi sesama namun juga bagi diri sendiri, dan keluarga. Selama nafas dihembuskan, tanda kehidupan diberikan, namun perjuangan untuk berkarya adalah cara mengisi kehidupan dan menikmatinya penuh syukur.
Ayo, bagi yang mencari dan ingin menemukan aneka kue dan masakan yang enak bisa menikmati karya Ibu Soldi. Wajik dan ongol-ongolnya khas gula aren, serta aneka kue dan masakan keluarga lainnya. Selamat mencoba dan tertarik memesan.