Home > Kawula Muda

Tren Oversized clothes

Oversized clothes adalah pakaian dengan ukuran yang melebihi ukuran bentuk tubuh pemakainya. Ciri khas dari pakaian ini adalah longgar dan tidak menggambarkan bentuk tubuh atau tidak memiliki pola mengikuti bentuk tubuh pada umumnya.

Oversized clothes atau pakaian longgar menjadi fenomena fashion modern, tak hanya digemari anak muda namun melintasi usia, dunia, dan gender. Kebangkitan tren ini ternyata berkembang dari tahun ke tahun. Dari era 1920-an dengan flapper dress hingga ledakan hip hop di tahun 1980-an, dan kebangkitan kembali di abad ke-21. Bukti tren ini beradaptasi dengan perubahan zaman.

Baju oversized ini bukan hanya tentang memakai ukuran yang lebih besar dari ukuran badan kita,  namun ini tentang identitas budaya, kenyamanan, ekspresi diri, bahkan pernyataan gaya atau fashion.

Mengapa Oversized clothes, kembali menjadi tren?

Dunia fashion terus berubah dan berdampak dari perkembangan kreativitas, budaya, pengaruh teknologi, bahkan kesadaran manusia atas kebutuhan dirinya. Perubahan ini terus berputar dan akan kembali juga setelah pergi. Inilah yang terjadi dengan gaya pakaian oversize.

Selain nyaman, fleksibel, unisex, santai, lebih bebas bergerak, juga mencerminkan dinamika dan keragaman dunia fashion modern.

Fakta menarik tentang pakaian oversized dari masa ke masa:

Wanita meninggalkan korset ketat untuk mencari kebebasan bergerak di Era 1920-an. Inilah langkah awal menuju penerimaan pakaian yang tidak ketat pada tubuh.

Jaket bomber dan parka adalah contoh dari pakaian yang awalnya dirancang untuk fungsionalitas bagi para militer, tetapi kemudian menjadi tren fashion, di Era 1940-an, selama Perang Dunia II.

Gaya berpakaian para musisi dan ikon budaya seperti Elvis Presley dan The Beatles mulai memengaruhi generasi muda. Gaya pakaian yang lebih kasual dan kadang-kadang lebih longgar mulai diterima, terutama di kalangan remaja dan anak muda di era 1950-an hingga 1960-an, akibat pengaruh musik dan budaya pop. Tak jauh berbeda di era 1980-an, Musisi Hip-Hop dan rapper yang memakai jaket serta celana longgar di puncak popularitasnya.

Tak dapat dipungkiri pengaruh media sosial sangat kuat berdampak, seperti TikTok dan Instagram. Mengakibatkan pengaruh gaya kasual ala Korea dan budaya streetwear merambah dan membuat baju oversized menjadi gaya kekinian di era 2000-an sampai Sekarang.

Inilah faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang mulai mengubah cara berpakaian orang dan memengaruhi fashion.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi kebangkitan tren oversize, meliputi:

  1. Faktor sosial, budaya, dan ekonomi: Kebebasan dan Emansipasi Wanita, Pengaruh Militer, Pengaruh Musik dan Budaya Pop.
  2. Peningkatan pengaruh film dan televisi dalam membentuk tren fashion. Karakter-karakter dalam film dan acara TV sering kali mengenakan pakaian oversize yang kemudian ditiru oleh penggemar. Gaya-gaya ini menjadi simbol budaya populer yang mudah dikenal dan diikuti.
  3. Pengaruh Media Sosial memainkan peran besar dalam penyebaran dan popularitas tren fashion di abad ke-21. Influencer dan selebriti sering kali memamerkan gaya oversize di platform seperti Instagram dan TikTok, menjadikannya tren yang diikuti oleh jutaan orang di seluruh dunia. Kolaborasi antara merek fashion dan selebriti juga membantu mempopulerkan gaya ini.
  4. Kampanye Body Positivity mendorong penerimaan terhadap semua bentuk dan ukuran tubuh.

Beberapa alasan mengapa tren pakaian ini banyak disukai

Tampilan yang menonjol, tren yang bertahan lama, mudah dipadukan, meningkatkan kepercayaan diri, menghilangkan objektifikasi tubuh, dan nyaman digunakan.

Baju oversized membuat pemakainya lebih percaya diri karena terlindungi dari penonjolan bentuk tubuh. Yang gendut tak akan merasa gendut dan yang kurus tak terlihat kurus, dengan penampilan yang longgar, fleksibel, dipadukan dengan aksesoris yang pas akan tetap menarik. Menikmati kenyamanan dan terkesan santai untuk bergerak.

Oh iya, tampilan luar adalah ekspresi dirimu. Maka tampilan yang cantik dan percaya diri berawal dari kejujuran mengekspresikan yang ada di dalam dirimu. Selamat menikmati fashion, namun tak meninggalkan pengenalan dirimu yang sesungguhnya.

Kompilasi dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *