
Dok, saya ingin bertanya tentang kasus gizi ganda atau obesitas
- Apakah Obesitas itu karena pengaruh genetik? Dan jika benar, apakah mungkin seseorang yang berkaitan dengan warisan genetik itu bisa tidak mengalaminya, dengan pola hidup sehat dan benar? Atau tidak dapat dihindari? Mengapa?
- Jika Obesitas karena pola hidup, apa sebenarnya penyebab terbesar sehingga itu bisa terjadi?
- Mengapa anak-anak yang masih berusia sangat mudah juga mendapatkan obesitas, jika demikian warning yang harus diwaspadai harus dimulai di usia-usia berapa tahun, dok?
Terima kasih, dok
Yulli-BSD
Jawaban
Halo Yulli di BSD,
Pertanyaan ini sangat penting, karena sekarang memang banyak terjadi βgizi gandaβ yaitu ada kekurangan gizi di satu sisi, tetapi juga obesitas atau kelebihan gizi di sisi lain. Saya jawab satu per satu ya.
1. Apakah obesitas dipengaruhi genetik?
Jawabannya: ya, faktor genetik memang sangat berpengaruh, tetapi bukan berarti pasti tidak bisa dihindari.
Genetik dapat memengaruhi beberapa hal, misalnya:
β nafsu makan lebih besar
β lebih mudah lapar
β metabolisme lebih lambat
β tubuh lebih mudah menyimpan lemak
β kecenderungan sulit merasa kenyang
β pola distribusi lemak tubuh
Karena itu ada keluarga yang hampir semua anggotanya gemuk. Tetapi biasanya yang diwariskan bukan hanya gen, melainkan juga:
β pola makan keluarga
β kebiasaan suka ngemil
β kurang aktivitas
β gaya hidup sedentary
Sedentary lifestyle adalah pola hidup yang sangat minim aktivitas fisik.
Jadi genetik itu seperti: βbibit atau kecenderungan,β tetapi gaya hidup adalah βpemicu.β
Apakah bisa dicegah?
Harusnya sangat bisa dikendalikan asalkan ada kemauan, bahkan banyak orang dengan bakat genetik obesitas tetap mempunyai berat badan sehat karena:
β pola makan baik
β olahraga rutin
β tidur cukup
β membatasi gula/minuman manis
β disiplin diri sejak kecil
Jadi: genetik bukan hukuman mutlak, tetapi orang dengan faktor genetik memang harus lebih waspada dan disiplin.
Misalnya: dua orang makan sama banyak, tetapi yang memiliki kecenderungan genetik mungkin lebih cepat naik berat badannya dibanding yang lain.
2. Kalau obesitas karena pola hidup, apa penyebab terbesar?
Penyebab terbesar biasanya adalah:
β Ketidakseimbangan energi
Artinya: kalori masuk jauh lebih banyak daripada yang dipakai tubuh.
Tetapi di balik itu ada banyak faktor modern yang sangat kuat:
a. Makanan tinggi gula dan ultra processed food
Contohnya:
minuman boba, soda, teh manis, snack kemasan, fast food, gorengan berlebihan, makanan tinggi tepung dan gula.
Masalahnya:
β kalorinya tinggi
β cepat lapar lagi
β suka membuat ketagihan
β dimakan berlebihan
b. Kurang bergerak (sedentary lifestyle)
Zaman sekarang banyak orang:
β’ duduk lama
β’ gadget terus
β’ jarang jalan kaki atau olahraga
β’ anak bermain HP daripada bermain fisik
Padahal tubuh dirancang untuk aktif bergerak.
c. Kurang tidur
Kurang tidur bisa mengganggu hormon lapar:
hormon ghrelin naik β menjadi lebih lapar
hormon leptin turun β merasa sulit kenyang
Akibatnya orang menjadi lebih mudah makan berlebihan.
d. Makan karena stres atau emosi
Contoh ada sebagian orang:
β’ makan saat sedih
β’ saat bosan
β’ stres
β’ kesepian
Ini disebut emotional eating.
e. Pola makan keluarga
Anak biasanya mengikuti:
β apa yang tersedia di rumah
β kebiasaan orang tua
β jadwal makan keluarga
Karena itu edukasi keluarga sangat penting.
3. Mengapa anak kecil sekarang mudah obesitas?
Karena kombinasi beberapa hal:
β’ terlalu banyak makanan manis dan tinggi kalori
β’ screen time tinggi
β’ kurang aktivitas fisik
β’ tidur kurang
β’ sering diberi hadiah makanan
β’ kebiasaan jajan sejak dini
β’ minuman manis setiap hari
Bahkan sekarang obesitas bisa mulai sejak:
β usia balita
β usia sekolah dasar
β bahkan masih bayi tapi pola makannya sudah berlebihan
Warning harus dimulai pada usia berapa?
Jawabannya: sejak sangat dini.
Yang penting diperhatikan:
β’ Usia 0β2 tahun:
- ASI dan MPASI yang benar
- jangan terlalu banyak gula/garam
- jangan membiasakan makanan ultra manis
β’ Usia 2β5 tahun:
Ini adalah masa pembentukan kebiasaan makan.
Kalau sejak kecil terbiasa minuman manis, ngemil terus, screen time sambil makan akan berisiko obesitas meningkat besar.
Yang perlu diwaspadai pada anak:
β’ berat badan naik terlalu cepat
β’ lingkar perut besar
β’ cepat lelah
β’ jarang aktif
β’ kebiasaan makan terus walau tidak lapar
β’ sleep apnea/mendengkur berat
β’ mulai ada tekanan darah atau gula tinggi
Mengapa obesitas berbahaya?
Karena obesitas bukan hanya masalah penampilan.
Obesitas meningkatkan risiko:
β’ Type 2 Diabetes
β’ tekanan darah tinggi
β’ kolesterol tinggi
β’ fatty liver
β’ penyakit jantung
β’ gangguan sendi
β’ gangguan hormon
β’ gangguan tidur
β’ bahkan depresi dan rendah diri
Pada anak, obesitas juga bisa membuat:
β pubertas terganggu
β bullying
β kurang percaya diri
β risiko obesitas menetap sampai dewasa
Prinsip penting yang sehat
Tujuannya bukan membuat anak atau orang dewasa βkurus ekstremβ, tetapi supaya:
tubuh sehat, aktif, makan seimbang, tidak berlebihan, hubungan sehat dengan makanan.
Biasanya pendekatan terbaik: edukasi keluarga, pola makan realistis, aktivitas fisik rutin, jadi bukan diet keras.
Salam saya, Tuhan Memberkati.
dr. Stephanie Pangau, MPH.
Sebagai dokter umum yang berfokus untuk menangani gejala dan penyakit pada pasien secara umum.
Jika anda membutuhkan konsultasi Kesehatan, silakan mengirim pertanyaan ke sekretariat yapama WA: 0811-8888-804