Reformata.com KENAIKAN Tuhan Yesus ke surga, sebagai puncak drama penebusan di kayu salib, kemenangan atas dosa dan maut dengan kebangkitan-Nya, yang ditutup dengan mukjizat terakhir yang dilakukan-Nya selama di bumi, yaitu Ia menunjukkan kepenuhan tubuh kebangkitan, ia tidak lagi terikat dimensi ruang dan waktu yang alami, dan Ia pergi kembali kepada Bapa di surga dari mana Ia bersama Bapa dan Roh Kudus akan membimbing umat-Nya sampai kesudahan alam, sampai hari penghakiman kelak. Pemikiran sederhana kita membayangkan bahwa Yesus itu naik ke surga ibarat melayang tinggi seperti balon udara, dan melayang-layang di antara galaksi. Pemikiran ini ibarat pemikiran anak kecil yang baru masuk sekolah taman-kanak-kanak (TK) yang baru terbuka pemikirannya bahwa dunia pendidikan itu sebatas ruang kelas di mana ia pertama kali memasuki dunia pen-didikan yang lebih luas dari rumahnya, padahal anak-anak TK masa kini melihat dunia tidak lagi sebatas itu, ..
read more »