Mertua Benci Menantu

cinema_edt.jpg

Pdt. Yakub Susabda---

Bapak pengasuh yang terhormat. Saya wanita usia 19, suami berusia 29 tahun. Usia pernikahan kami baru memasuki tahun kedua. Saya dan suami saling mencintai dan hidup rukun.

Masalahnya adalah ibu mertua kurang menyukai saya. Saya tidak tahu persis mengapa ibu mertua membenci saya, dan ini sudah saya rasakan dari awal pernikahan saya. Karena saya sangat mencintai suami maka saya selalu berusaha mempertahankan pernikahan. Memang hubungan antara ibu mertua dan ibu saya sendiri tidak baik. Apa pun yang saya lalukan selalu salah di mata ibu mertua, dan ujung-ujungnya dia mengadu kepada suami saya.
Puncaknya adalah minggu lalu. Ibu mertua marah-marah pada saya secara terang-terangan dan menyuruh suami saya agar pulang dari kantor. Ibu mertua lebih percaya pacar adik ipar saya, yang telah memfitnah saya kepada ibu mertua saya. Secara langsung beliau menuduh saya mengguna-gunai suami agar tunduk pada saya. Saya sangat sakit hati mendengarnya. Mengapa ibu mertua setega itu menuduh saya? Terkadang datang rasa jenuh dan putus asa, bagaimana kalau saya akhiri saja rumah tangga saya?
Bapak pengasuh yang dikasihi Tuhan, apa yang harus saya lakukan agar hubungan saya dengan ibu mertua jadi baik, mengingat saya sangat sakit hati kepada ibu mertua, dan calon menantunya itu? Sebelumnya saya ucapkan terimakasih.
Yuni
Pekanbaru


dapatkan jawaban dari Pdt. Yakub Susabda dalam REFORMATA edisi 85

09 June 2008

Konsultasi Keluarga Index