Supaya Tidak Terbentur Masalah Ijin, Ulama Diminta Menjadi Fasilitator Tempat Ibadah

Sejumlah tokoh agama, Selasa (6/9), menemui Kepala Polri Jenderal (Pol) Sutanto di Mabes Polri, Jakarta. Usai pertemuan, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengatakan, para ulama diminta (oleh Kapolri—Red) untuk menjadi fasilitator pembangunan tempat ibadah. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah warga non-muslim dalam membangun tempat ibadahnya tanpa harus terbentur pada masalah perijinan yang berbelit-belit.

 

Hasyim meminta masyarakat tidak terprovokasi hasutan. Kepada umat kristiani, dia juga menghimbau agar lebih cermat dalam memilih lokasi membangun tempat ibadah.

 

Dalam pertemuan tersebut, Hasyim didampingi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Kardinal Julius Darmaatmadja dan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia AA Yewangoe.

 

Siang harinya, Jenderal (Pol) Sutanto bertemu dengan pimpinan ormas keagamaan. Acara yang dipandu oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, antara lain dihadiri Ketua Umum Dewan Dakwah Islam Indonesia Husein Umar, Nathan Setiabudi (mantan ketua PGI), dan Oke Diputra.

 

Menurut Din, pertemuan itu belum menemukan jalan keluar bagi persoalan hubungan antarumat beragama, namun dapat menjadi langkah awal yang baik.*

 

 

Sumber : Kompas
Penulis : Hans P.Tan

Daily News Index