REFORMATA.com – OTORITAS Palestina dan pemimpin Kristen, Kamis (2/9) menandatangani kesepakatan untuk merenovasi gereja tempat kelahiran Kristus di Bethlehem yang ada di lokasi tempat kelahiran Yesus.
Proyek senilai US$ 1 juta akan dilakukan oleh konsorsium internasional di bawah supervisi ahli renovasi Italia, Remigio Rossi, ini akan memperbaiki atap bocor yang bisa merusak bagian dalam gereja tersebut. Dana tersebut berasal dari otoritas Palestina dan Perdana Menteri Salam Fayyad yang menandatangani kesepakatan tersebut.
“Renovasi ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah modern Palestina dan yang pertama dalam skala besar-besaran yang dilakukan terhadap gereja tersebut,” ujarnya.
Ini akan menjadi proyek perbaikan pertama atap gereja tersebut dalam 200 tahun, demikian menurut pengurus gereja Katolik tersebut. Renovasi ini melibatkan Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Yunani, dan Ortodoks Armenia. “Ini merupakan awal era baru hidup bersama di Bethlehem. Basilika ini menjadi simbol ketidakmampuan kita untuk berbicara satu dengan yang lain,” ujar Pastor Pierbattista Pizzaballa dari Gereja Katolik.
“Sebaliknya, saya berharap, ini akan menjadi sebuah ruang baru, di mana gereja-gereja bisa bekerja sama,” ujarnya. Hans/SIB