REFORMATA.com – ALIH-alih berterimakasih atas usaha dan bantuan dari para pekerja kemanusian, kelompok radikal Taliban justru membunuh tiga pekerja bantuan
Kristen di Pakistan minggu lalu. Compass Direct
News melaporkan, tiga mayat yang ditemukan dan dikirim ke Kedutaan Besar AS adalah pekerja kemanusiaan Kristen yang dikirim ke Pakistan. Nama-nama para pekerja tersebut, termasuk organisasi yang menaunginya masih dirahasiakan untuk alasan keamanan.
Tiga orang yang dibunuh Taliban tersebut adalah bagian dari pekerja sosial yang membantu korban banjir di barat laut Lembah Swat Pakistan. Sebelumnya Taliban telah mengancam akan menyerang pekerja bantuan asing dan Kristen di wilayah ini.
Menurut Martin Tuelan, pejabat eksekutif sebuah lembaga bantuan misi Katolik, kepada CBN mengatakan, ancaman seperti ini bukanlah hal yang baru dan kerap dihembuskan. “Selama bertahun-tahun, orang-orang Kristen di Pakistan hidup dalam ketakutan terus-menerus atas serangan Taliban. Tak sedikit orang mengalami penderitaan yang luar biasa atau tewas secara tragis akibat serangan Taliban, khususnya beberapa minggu terakhir”
Kini otoritas Pakistan telah mengirimkan pasukan khusus ke Lembah Swat dan wilayah-wilayah potensial serangan lainnya untuk melindungi upaya bantuan.
Slawi/CBN