Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Konsultasi Kesehatan

Derita Seorang Perokok Berat

Posted : 26 April 2010
Derita Seorang Perokok Berat.jpg

dr. Stephanie Pangau, MPH

Reformata.com - saudara sepupu saya laki-laki, usia 30 tahun, mengalami pembengkakan pada ujung jari-jari kaki kiri yang menjalar sampai ke tungkai bawah kirinya. Ini diawali dengan timbul semacam luka terbuka yang makin hari makin membusuk, sering juga terjadi kram otot pada telapak kaki terutama yang sebelah kiri, juga disertai nyeri hebat pada daerah yang kulitnya berwarna kebiruan. Perlu dokter ketahui, sepupu saya ini adalah seorang perokok berat sejak usia 15 tahun. Itu sebabnya, dokter menyuruhnya untuk segera berhenti merokok. Menurut dokter yang menanganinya, sepupu saya ini menderita penyakit buerger atau tromboangitis obliteranus.
Pertanyaan saya: 1) Apakah benar penyakit seperti ini dapat disebabkan rokok seperti dikatakan oleh dokter yang menanganinya? 2) Apa saja gejalanya? 3) Hal-hal apa saja yang perlu dihindari untuk mengurangi rasa sakitnya sepupu saya? 4) Menurut dokter yang menanganinya, sepupu saya harus melakukan pemeriksaan penunjang seperti USG, ANGIOGRAFI. Apa tujuan pemeriksaan seperti ini? 5) Bagaimana cara penanganannya?
Rina
Bandung

Sebenarnya penyebab penyakit seperti ini belum diketahui, namun anehnya, penyakit buerger hanya menyerang perokok saja, dan yang lebih mengerikan, keadaan ini bisa bertambah buruk kalau pasien yang bersangkutan tidak berhenti merokok. Selain itu, tidak semua perokok akan mengalaminya, karena hanya sejumlah kecil perokok sensitif saja yang bakal menderita penyakit ini.
Gejala penyakit buerger antara lain: Adanya ganguan atau matinya jaringan yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke lengan atau tungkai yang terjadi secara perlahan, yang dimulai dari ujung-ujung tangan atau jari kaki, yang selanjutnya kematian jaringan ini menyebar ke lengan tangan dan tungkai bawah, serta mengakibatkan: bisa timbul luka terbuka, kematian jaringan atau kedua-duanya di awal timbulnya penyakit; yang bersang-kutan akan merasa kedinginan, mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar; peradangan vena (terutama vena permukaan) dan pembuluh arteri kaki atau tungkai; penderita bisa mengalamai fenomena raynaud dan kram otot, umumnya pada telapak kaki atau tungkai; timbul nyeri hebat yang dapat berlangsung lama bila terjadi penyumbatan yang lebih parah; timbul rasa dingin pada tangan atau kaki disertai banyak keringat serta berwarna kebiruan, juga nyeri hebat yang menetap, oleh karena terjadi gangguan aliran pembuluh darah dan persyarafannya.
Hal-hal yang perlu dihindari untuk mengurangi rasa sakit antara lain: yang bersangkutan harus stop merokok supaya keadaan jangan menjadi lebih parah sampai akhirnya harus dilakukan amputasi;  hindari pemaparan terhadap dingin;  hindari terjadinya cedera oleh sepatu atau pembe-dahan minor; hindari cedera karena panas atau dingin; hindari bahan seperti iodine atau asam yang dipakai mengobati kutil atau kapalan; hindari terjadinya infeksi karena jamur; hindari penggunaan obat-obat yang bisa membuat pembuluh darah, menjadi sempit.
Pemeriksaan USG dapat memper-lihatkan adanya penurunan tekanan darah dan aliran darah yang drastis pada kaki, jari kaki, tangan dan jari tangan yang terkena, sedangkan pemeriksaan ANGIOGRAM untuk menunjukkan adanya arteri yang tersumbat serta kelainan sirkulasi darah terutama pada tangan dan kaki.
Cara penanganan penderita buerger antara lain: jalan-jalan sekitar 15-30 menit sebanyak 2 kali sehari; bila sudah terdapat kematian jaringan (gangren, luka-luka atau rasa kesakitan saat beristirahat, sebaiknya lakukan istirahat dengan posisi berbaring; lindungi kaki yang terkena dengan pembalut yang ada bantalan tumitnya, bisa juga dengan memakai sepatu boot yang terbuat dari karet; tinggikan bagian kepala tempat tidur, kira-kira 15-20 cm di atas balok supaya dapat melancarkan peredaran darah ke arteri-arteri (oleh gaya gravitasi); jika penyumbatan disebabkan oleh kejang, dapat diberikan terapi Pentozifylline, Kalsiun Antagonis, atau penghambat platelet seperti aspirin; pembedahan untuk memperbaiki aliran darah, caranya dengan memotong saraf terdekat untuk mencegah kejang. Hal ini dilakukan bila si penderita sudah stop merokok, namun tetap tidak ada perbaikan (dalam hal ini bila penyumbatan arteri masih terjadi).
Demikian jawaban kami, kiranya dapat menolong anda memberi pengertian kepada sepupu anda. Tuhan memberkati.v
Sidenreng.com 

48
33 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 13.6071 sec | TOP
Tags : Berat Perokok
Online Support :