Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Daily News

Yesus Digambarkan Merokok

Posted : 17 Maret 2010
yesus-merokok1.jpeg

Reformata.com - KEKRISTENAN tidak pernah sepi dari penghinaan. Namun hal itu tidak perlu membuat kita marah, sebab mengikuti teladan Yesus, Tuhan dan juru selamat umat manusia, kita justru harus mengasihi dan mendoakan pihak-pihak yang melakukan hal-hal yang sebenarnya mereka tidak mengerti.

Kali ini India menjadi berita, di mana buku pelajaran SD di India memancing kemarahan umat kristiani. Gara-garanya, buku SD tersebut memampang gambar Yesus merokok sambil memegang sekaleng minuman keras. Gambar Yesus merokok dan memegang bir tersebut terpampang dalam buku diktat SD, sehingga memicu ketegangan antargolongan.

“Kami merasa amat terkejut dan sakit hati terhadap penggambaran Yesus yang amat keterlaluan dalam buku pelajaran sekolah,” kata Uskup Besar Dominic Jala kepada Agence France Presse (AFP) pada hari Senin (22/02).

“Coba pikirkan dampak dari hal ini terhadap para pelajar yang masih belia? Kami mengecam pihak penerbit yang betul-betul tidak menghormati agama.” Gambar Yesus tersebut ada di dalam buku teks anak-anak di sekolah-sekolah milik gereja di negara bagian Meghalaya, sebelah timur laut India, yang didominasi oleh umat kristiani. Gambar tersebut dipergunakan sebagai ilustrasi huruf “I” untuk kata “Idol” (sesembahan).

Gerakan Pemuda Katolik India dari Keuskupan Agung Shilong mengutuk beredarnya gambar Yesus tersebut. “Publikasi gambar tercela semacam itu amat melukai sentimen keagamaan kami. Pihak penerbit buku jelas-jelas telah melanggar undang-undang India.”

Pemerintah negara bagian Meghalaya turut mengecam beredarnya gambar kontroversial Yesus tersebut. “Kami mengecam keras tindak penistaan agama seperti itu,” kata M Ampareen Lyngdoh, menteri pendidikan Meghalaya.

Dari total populasi India yang berjumlah 1,1 miliar orang, umat kristiani hanya berjumlah kurang dari 3 persen. Namun pemeluk Kristen di Meghalaya mencapai 70 persen.

Gereja Katolik memutuskan hubungan dengan penerbit yang berbasis di New Delhi, Skyline Publications. “Kami telah mengabarkan kepada seluruh sekolah anggota kami di India untuk tidak lagi menggunakan jasa penerbit itu,” kata Babu Joseph, juru bicara Konferensi Keuskupan Katolik India (CBCI).

Para pemuda Kristen turun ke jalanan untuk memprotes beredarnya gambar tersebut. Namun hal itu berujung pada pembakaran dua gereja dan penyerangan terhadap para pastor. Untuk meredakan ketegangan, pemerintah menutup penerbit yang bersangkutan dan menangkap pemilik usaha penerbitan tersebut. Hans/voa-islam

54
7 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 8.6973 sec | TOP
Online Support :