Pendeta 'atheis' Klaas Hendrikse boleh terus menjadi menjadi pendeta di Gereja Protestan Belanda.
Rapat Persekutuan Gereja Zierikzee, wilayah barat daya propinsi Zeeland Belanda, memutuskan bahwa pendapat-pendapat yang dikemukakan Hendrikse tidak begitu menyimpang dari apa yang ahli teologi lainnya katakan dalam gereja. Oleh karena itulah kasus Pendeta Hendrikse ditutup. Hanya seperempat anggota rapat yang tidak setuju.
Rapat Persekutuan Gereja daerah Zeeland itu mulai menyelidiki Hendrikse sejak bukunya yang berjudul "Percaya Pada Tuhan Yang Tidak Ada" terbit. Dalam bukunya itu dia mengemukakan dia tidak percaya Tuhan dalam sebuah bentuk. Dia menulis, 'Tuhan bagi saya tidak terbentuk, tapi terucap diantara apa yang terjadi dengan manusia'. Sejak itulah dia diberi julukan Pendeta Atheis. Ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar, karena Hendrikse bukan Atheis.
Kepengurusan nasional Gereja Protestan Belanda tahun ini juga akan membicarakan lagi bagaimana Tuhan dapat dibicarakan dalam Gereja.
Hendrikse adalah seorang pendeta di kotapraja Middelburg dan Zierikzee. Dia belajar teologi tidak sedari muda. Sebelum mendalami agama dia bekerja di pabrik mesin fotokopi.
Tahun 2004 lalu Gereja Protestan Belanda didirikan asal hasil persekutuan antara Gereja-Gereja Reformasi, Gereja Presbiterian, dan Gereja Evangelis dan Luther.
Sumber:Ranesi