Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Daily News

GSRI Citra Garden 2 Gelar Pengobatan Gratis Bagi Warga

Posted : 05 Maret 2010
GSRI-Citra-Garden-2-Gelar-Pengobatan-Gratis-bagi-Warga.jpg
Pelayan tengah melayani pasien
Reformata.com - PULUHAN warga sekitar GSRI yang terletak di kawasan Citra Garden 2, blok E 1, No 6-7, Cengkareng, Jakarta Barat, me-ngikuti pengobatan gratis yang diseleng-garakan pihak GSRI itu, Sabtu, 23 Ja-nuari 2010. Mereka mengaku senang mengikuti pengo-batan itu lantaran tak dikenakan biaya. Tampak hadir orang-orang tua dan anak-anak. Mereka mengikuti pengobatan itu dengan tenang dan duduk di balai tunggu bersabar menanti giliran pemeriksaan dan penerimaan obat dari petugas.
Pengobatan gratis yang dilakukan GSRI sebenarnya bukan kali pertama. GSRI telah melakukan pengobatan gratis itu sudah sejak 5 tahun lalu, tepatnya 2005 lalu. Seperti dikatakan Susiana Sasmita, penanggung jawab kegiatan pelayanan pengobatan gratis, awalnya hanya berkeinginan untuk berbagi kepada masyarakat sekitar dalam bentuk pengobatan. “Keinginan itu lalu dikomunikasikan dengan tokoh masyarakat muslim sekitar kampung Maja, seperti beberapa ketua RT-nya. Niat itu ternyata disambut baik,” kata Susi.
Sejak itu dimulailah kegiatan pelayanan pengobatan gratis itu yang dilakukan setiap Minggu keempat dalam bula hingga kini. Jumlah warga yang hadir pada setiap jadwal pelayanan untuk mendapatkan pengobatan gratis itu antara 50 hingga 80 orang. “Jumlah tersebut sudah terbilang cukup banyak. Memang lebih banyak kalau lagi musim pancaroba,” lanjut Susi yang juga menjabat sebagai diaken di GSRI.
Yang menarik bahwa sebelum hari pengobatan gratis dilakukan, sekitar satu atau dua hari sebelumnya, biasanya pengurus kesehatan GSRI sudah memberi-tahukan kepada beberapa ketua RT di Kampung Maja. Ketua RT kemudian diumumkan melalui pengeras suara masjid atau mus-holla. “Jadi warga akan mendengar dan mengetahui kegiatan ini melalui pengeras itu,” tutur Susi. Cara itu, lanjutnya, sudah dimulai sejak awal lima tahun lalu itu. Dengan mendengar pengumuman itu warga akan berbondong-bondong ke tempat GSRI mengikuti pengobatan gratis. “Ini salah satu sarana yang kami lakukan untuk menciptakan keakraban dan kerukunan, serta saling menghargai diantar kami. Lebih dari itu adalah salah satu wujud pelayanan kemanusiaan lintas agama,” tambah Susi.
Setiap pengobatan gratis dilakukan selalu dilayani secara sukarela oleh 2 orang dokter dan dibantu oleh beberapa petugas kesehatan lainnya dari jemaat GSRI. Setiap pengobatan gratis selalu dibuka jam 9 pagi hingga selesai.             ? Stevie Agas.
 


55
12 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 5.0927 sec | TOP
Online Support :