Search
only search from Reformata
Translate
English Japanese French German Dutch
Laporan Utama
123Laput1.jpg
Reformata.com - MELIHAT situasi massa yang menuntut penghentian perayaan Natal pada Jumat, 25 Desember 2009 ...
Laporan Khusus
gus-dur.jpg
Tak sedikit tokoh Kristen hadir dalam perjalanan “pulang” Gus Dur. Banyak kesan tersimpan dalam ...
YM Support
Redaksi Reformata
lidya

Khas

28 November 2008

RBS 102 FM: Menjadi Sahabat Pendengar di Udara

Hadirnya televisi, media audio-visual dengan tayangan 24 jam nonstop, membuat orang mulai memilih, memanjakan mata dan telinga dengan tayangan menarik dari beberapa channel stasiun televisi yang ada.  Stasiun radio, sebagai sarana hiburan dan informasi di waktu lampau kini seolah mulai ditinggalkan.  Meski televisi secara langsung bukanlah saingan bagi stasiun radio, namun tetap saja hal ini menjadi “momok”. 

”.  Belum lagi mulai menjamurnya world web radio (wwr) – radio broadchasting via internet di banyak portal lokal dan internasional.  Tapi hal ini bukanlah satu hal yang terlalu menakutkaan bagi radio yang berbasis komunitas seperti Radio Niaga dan Budaya Simalungun (RBS 102 FM).  Apa lagi ditambah jalinan komunikasi yang erat dengan penghargaan yang begitu besar pada pendengarnya. 

Ada beragam moto dan kalimat filosofis yang dijadikan sebagai penyemangat dan motor oleh berbagai lembaga, termasuk media audio seperti radio.  Dari sekian banyak kalimat bijak, sedikit sekali yang mengutamakan kebutuhan orang lain (konsumen) di luar lembaganya.  Banyak lembaga hanya menonjolkan dan  berorientasi  ke dalam, bersifat khusus dan tertutup, karena itu, tak jarang konsumen hanya dipandang sebagai “obyek” yang dapat mendatangkan keuntungan semata.  

Sedikit sekali lembaga, khususnya radio yang memandang konsumen (pedengar) sebagai subyek yang didengarkan dan diberi kebebasan bersuara.  Radio  Niaga & Budaya Simalungun, adalah salah satu radio yang betul-betul melakukan hal ini.  Sebab tanpa pendengar, apalah artinya sebuah radio.  Karena itulah di bawah pimpinan Nimmasitta Sinaga, SP, Radio Niaga & Budaya Simalungun berusaha betul menjaga hubungan harmonis – timbal balik antara stasiun radio dan pendengarnya. 

Motto “Your Best Friend On The Air”, adalah salah satu bukti dari radio yang terpancang pada gelombang 102 FM ini dalam menjaga kualitas dan sajiannya demi sahabat tercinta, yakni para pendengar setianya. 

Stasiun radio yang beralamat di Jalan Bola Kaki 31 Pematangsiantar, Sumatera Utara ini merupakan salah satu alternatif radio yang  diminati banyak masyarakat lokal di sekitar Kotamadya Pematangsiantar hingga Kabupaten Serdang Bedagai.  Selain karena sajian hiburan, khususnya acara yang memperdengarkkan  lagu-lagu Batak seperti HASIAN (Horas Siantar Simalungun) – yang kebetulan juga sekaligus program unggulan RBS 102 FM – tapi juga acara-acara kerohanian pembangun iman yang disajikan RBS 102 FM.  Karena itulah, RBS 102 FM pun bekerja sama dengan beberapa lembaga yang bergerak dalam bidang media audio lainnya seperti PAMA (Pelayanan Media Antiokhia) yang secara khusus mendistribusikan beragam tema khotbah yang dibawakan oleh Pdt. Bigman Sirait kepada umat di Sumatera Utara.  

Ke depan RBS 102 FM akan semakin menjaga kualitas siarannya demi kepuasaan pendengar, yang kerap disapa dengan “Mitra RBS”.  Dengan tetap terarah pada formatnya sebagai radio hiburan, informasi dan komersil, RBS 102 FM akan terus menjaga kepercayaan publik, terutama sponsor yang selama ini telah mempercayai RBS 102 FM sebagai publikasi produknya.   ? SLAWI

 

Others