Menginjak usia ke-41, Radio Pelita Kasih FM (RPK FM) tampil dengan identitas dan sentuhan baru. Ekspresionalisme berdasarkan fenomena sosial ini mencerminkan bahwa media radio seyogianya mengedepankan kepentingan publik dalam mengkolaborasi beragam kepentingan. Segmentasi RPK kini lebih bersentuhan dengan ranah pendidikan dan kesehatan.
“Bagaimanapun juga informasi pendidikan dan kesehatan adalah informasi penting yang harus diketahui oleh semua orang. Pendidikan dan kesehatan merupakan dua bidang kehidupan yang menurut kami kurang mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat umum,” kata General Manager RPK Jati Tulus di sela-sela perayaan HUT RPK di Jakarta, Senin (3/11).
Sebagai media radio komersil di frekuensi 96,30 Mhz, tandas Jati, RPK ingin memberikan porsi lebih dalam menyampaikan informasi pada kedua aspek tersebut agar masyarakat memiliki pendidikan kesehatan yang memadai.
Bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan dan kesehatan, lingkup program RPK antara lain kesehatan jasmani dan rohani, mulai dari masalah kesehatan anak sampai gangguan kesehatan yang dialami orang tua. “Komitmen kami menciptakan Jakarta khususnya, dan Indonesia umumnya, yang terdidik dan sehat, baik jasmani dan rohani,” tekad Jati.
Dinamisasi RPK tak sekadar warna program, dua momen penting lainnya dalam perayaan HUT itu yakni peluncuran logo baru RPK dan sebuah buku berjudul Momen Inspirasi karya Imanuel Kristo. ¿ Herbert Aritonang