Reformata.com - MEMPERBAIKI bangsa ini melalui anak muda. Maka penting mempersiapkan, menggerakkan anak muda sebagai pionir-pionir yang benar. Anak muda yang mengimani Kristus, dan mengalami pertobatan nyata, melalui seluruh gerakan hidup, dan pengaruh di masyarakat nyata.
Inilah yang melatarbelakangi hadirnya sebuah event besar, dalam bentuk kebaktian kebangunan rohani (KKR) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, selama dua hari (18 dan 19 Desember 2009). Acara berlangsung dari pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.
Acara ini diselengggarakan oleh ReachOut Foundation bekerja sama dengan Yayasan Soerya Dharma (ketua umum Judith Soeryadjaya), dan Jaringan Doa Nasional (fasilitator umum Pdt.Daniel Pandji). Adapun ketua umum panitia KKR adalah Pdt. Soehandoko Wirhaspati, MA.
Acara yang bertema: “YOUTH, Future of the Nation” ini, mampu menggerakkan kurang lebih 40 ribu jemaat, yang didominasi anak muda. KKR ini juga melibatkan 1.000 anggota choir dari berbagai gereja. Mahasiswa, pelajar, dan persatuan gereja-gereja bersatu dalam kerinduan menikmati acara ini.
Pemuda sebagai harapan masa depan bangsa, menjadi sorotan yang menjadikan acara ini dikonsep dengan semangat nasional, seperti dinyanyikannya lagu “Indonesia Raya” dan “Indonesia Pusaka”. Se-mua itu diharapkan akan melahir-kan rasa nasionalisme pada setiap pribadi untuk mencintai bangsa ini.
Acara ini punya keunikan tersen-diri, sebab meski ada unsur nasio-nalisnya, dekorasi Natal yang mendominasi mengingatkan ini dalam suasana Natal. Puji-pujian yang dilantunkan dari Hillsong London Concert, dengan backsound 1.000 anggota choir, serta para penyanyi lokal lainnya, menambah keutuhan yang menyelimuti mak-na. Khotbah dari Rev.Reinhard Bonnke memberi tambahan nilai.
Acara berlangsung dalam semangat antusiasme anak muda, namun ada pekerjaan rumah yang harus terus dijalankan, yakni mela-kukan terobosan-terobosan man-diri, dengan kegiatan-kegiatan berarti untuk membangun bangsa ini. Semangat memuji dengan setiap musik yang agung, pesan Firman Tuhan yang mengingat-kan, serta bersatunya ribuan anak muda, dan komitmen hidup mela-yani Tuhan, menjadi catatan pen-ting untuk perbaikan masa depan bangsa.
Akhirnya KKR membangun jiwa, namun menggerakkan langkah un-tuk bertindak nyata, sebagai bukti anak muda masa depan bangsa.Lidya