Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Daily News

Pohon Natal dari Botol Memiliki Makna Ganda

Posted : 14 Januari 2010
Liputan-Pohon-Natal.jpg
Reformata.com - SIAPA sangka bila barang  bekas seperti botol kecap   bisa dijadikan dekorasi pohon Natal? Asal ada niat dan punya kreativitas tinggi, apa pun bisa. Buktinya, Minggu, 20 Desember 2009, di Gereja Kristus Yesus (GKY) Kebayoran Baru, Jakarta, berdiri pohon natal unik karena tersusun dari 715 buah botol bekas. Botol-botol disusun mengerucut mirip bentuk pohon natal, hingga setinggi 3,20 meter dan berdiameter 2,20 meter. Setelah itu dihias dengan aksesoris bernuansa Natal hingga meng-hasilkan sebuah nuansa pohon Natal yang antik.

Yang lebih menarik lagi, bunyi-bunyian dari botol itu dapat dijadi-kan musik mengiringi lagu. Dan itulah yang ditampilkan anak-anak GKY dan kelompok paduan suara Because of Betlehem pada Ming-gu kemarin itu. Lagu Jingle Bell dan beberapa lagu bernuansa Natal lainnya yang diiringi bunyi-bunyian botol itu seakan menampilkan satu kreativitas suka cita baru dalam mengekspresikan perayaan Natal.
Evi Moeljo, inspirator pembua-tan pohon Natal itu menuturkan, ide itu berawal dari keinginan untuk membuat satu bentuk krea-tivitas baru pembuatan pohon natal yang melibatkan jemaat bersama-sama. Keinginan itu kemudian bermuara pada kesem-patan membentuk satu spot dekorasi utama yang didukung ornamen-ornamen lainnya. Botol-botol yang tersusun rapi diisi dengan suatu pesan tertulis, ke-rang, pasir laut serta dihias dengan rangkaian ornamen Natal berbentuk dedaunan hijau dan buah cherry merah. Kombinasi warna hijau dan merah itu menjadi tampak warna dekorasi Natal. Proses perencanaan, rancangan, pengerjaannya makan waktu 3 bulan.

Dijelaskan Evi, pembuatan pohon Natal dari botol itu memiliki bebe-rapa makna. Pertama, mengguna-kan barang-barang bekas yang bisa dimanfaatkan lagi dan bahan kaca terkesan lebih indah dan efisien dan hemat. Kedua, penggunaan botol biasanya dipakai untuk menunjuk-kan identitas dari isi yang ada di dalamnya. Ketiga, botol-botol yang disusun berbentuk pohon natal ini  mempunyai makna, yakni botol kaca mencerminkan isi hati manusia yang mudah rapuh atau pecah ketika berbenturan, tetapi juga bisa ber-fungsi sesuai isinya dan menghasil-kan bunyi-bunyian yang harmonis ketika digunakan dengan tepat. Selain itu botol-botol yang men-cerminkan hati manusia ini perlu diisi dengan suatu pesan kebenaran firman Tuhan  sehingga berguna, bermanfaat, dan menjadi berkat. Keempat, pesan dalam botol per-nah dipakai di dalam sejarah untuk menyampaikan suatu pesan yang penting dan penuh penghargaan bagi mereka yang menerimanya.
Pada acara puncak Natal ber-sama, 25 Desember, usai perayaan Natal, botol-botol tersebut dibagi-kan kepada jemaat untuk souvenir. Setiap botol berisi tulisan ayat-ayat Alkitab sebagai pesan Natal yang memberikan pengharapan bagi kehidupan jemaat. Stevie Agas
56
5 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
Online Support :