Punya motor baru saja ternyata tidak cukup. Ada jutaan orang pun sama dengan kita, punya motor dan menjadikan motor sebagai sarana mobile yang sangat murah dan tentunya cepat, khususnya untuk menembus jalanan yang sering macet seperti di Jakarta. Sepertinya ada sedikit kepuasan tersendiri yang orang lain mungkin belum menikmati, tatkala sobat muda berhenti di traffic light, lalu semua mata memandang pada Anda, bukan karena model baju yang dikenakan, ketampanan atau kecantikan, tapi justru karena motor yang sobat muda tunggangi. He, he, he..! menarik bukan?
So.. kalau sobat muda ingin agar semua mata memperhatikan motor Anda, maka jawabannya adalah “modifikasi”. Motor mahal ternyata bukan jaminan bahwa orang akan tertarik dengan tunggangan Anda, tapi motor yang menarik dan artistik, ternyata yang lebih diperhatikan oleh banyak orang.
Di berbagai kota besar sampai daerah terpencil sekalipun, banyak anak muda yang gemar mengutak-atik motor – tak hanya karena ingin motoronya melaju lebih cepat, tapi juga mantap di jalanan. Tak sedikit yang mengaku gandrung, akhirnya justru menjadikan modifikasi motor sebagai hobi. Dan tak sedikit yang menggilai modifikasi justru menjadikannya sebagai sarana untuk mendatangkan rupiah.
Pada dasarnya yang terpenting dari sebuah modifikasi adalah seperti apakah tujuan dan fungsinya. Perlu sobat muda ketahui bahwa tujuan modifikasi yang baik sebenarnya adalah untuk meningkatkan kinerja dan tampilan motor sehingga lebih aman, nyaman, cepat, dan tentunya keren. Ada dua modifikasi yang seringkali dilakukan, yakni modifikasi mesin dan modifikasi bodi. Banyak di antara mereka yang melakukan modifikasi pada mesin, bertujuan agar performa yang dihasilkan dapat lebih bagus lagi. Ada juga yang hanya melakukan modifikasi bodi untuk meningkatkan tampilan luarnya saja. Pada dasarnya, semuanya tergantung kebutuhan modifikasi.
Kini modifikasi bukanlah satu hal yang terlalu rumit untuk dilakukan. Jika sobat muda belum bisa melakukannya sendiri, ada banyak bengkel di berbagai daerah yang menawarkan jasa untuk modifikasi motor. Tinggal serahkan konsep atau gambar, ingin dibuat seperti apa motor Anda, lalu serahkan saja urusan selanjutnya kepada montir bengkel yang siap melayani sobat muda. Biaya yang harus dikeluarkan pun tak terlalu mahal, mengingat modifikasi yang baik tentunya akan menggunakan sparepart yang after market atau limbah copotan motor impor yang kualitasnya lebih baik. Namun demikian, semuanya tentunya tergantung pada besar-kecilnya kebutuhan dari sobat muda sendiri.
Deny, alias Pakde, karyawan sebuah hotel di bilangan Jakarta Barat, lebih memilih menunggangi motor Tiger hitam yang “sangar”, miliknya, daripada harus bermacet-macet ria dengan mobil keluaran Jepang yang nangkring di garasinya. Bagi Deny, menggunakan motor membuatnya lebih percaya diri. Tentunya juga tak terlepas dari motor Tiger yang dimodifikasinya.
Dengan tema black security, Deny kemudian mengutak-atik tampilan luar motornya yang dibubuhi dengan beragam asesories dan pelindung bodi, bernuansa hitam, yang kebetulan adalah warna favoritnya. Sedangkan untuk urusan dalam (mesin) Deny mempercayakan kepada bengkel langganannya. Namun demikian, Deny mengaku sampai saat ini mesinnya tidak diutak-utik sama sekali – alias standar. Kecepatan bukanlah satu hal yang utama bagi Deny. Baginya mengendarai motor dengan aman dan nyaman, tapi juga gaya, sudah memberikan kepuasan tersendiri. ? SLAWI/dbs