Kunjungan yang direncanakan delegasi Majelis Rendah Belanda ke Turki, menjadi tidak pasti karena pemerintah Turki menolak menerima Geert Wilders. Anggota delegasi lainnya menyatakan solidaritas mereka terhadap pemimpin partai PVV itu. Mereka akan membatalkan kunjungannya, apabila Turki tetap memboikot Wilders.
Geert Wilders hendak turut pergi ke Ankara Januari mendatang untuk menjelaskan mengapa ia menolak keanggotaan Turki di Uni Eropa. Tetapi menurut pemerintah di Ankara, politikus ini rasialis dan fasis. Menurut jajak pendapat, partai Wilders PVV saat ini nomor dua di Belanda. Di jalanan Istanbul, warga terbagi soal Wilders.
sumber:Ranesi