Search
only search from Reformata
Translate
English Japanese French German Dutch
Laporan Utama
123Laput1.jpg
Reformata.com - MELIHAT situasi massa yang menuntut penghentian perayaan Natal pada Jumat, 25 Desember 2009 ...
Laporan Khusus
gus-dur.jpg
Tak sedikit tokoh Kristen hadir dalam perjalanan “pulang” Gus Dur. Banyak kesan tersimpan dalam ...
YM Support
Redaksi Reformata
lidya

Daily News

25 November 2009

Tiga Muslim Indonesia Paling Berpengaruh

Tiga Muslim Indonesia Paling Berpengaruh.jpg

Baru- baru ini di Yordania dikeluarkan daftar 500 orang muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam daftar tersebut, terdapat 3 tokoh muslim Indonesia.

Mereka adalah KH Achmad Hazim Musyadi, Prof Dr. M. Din Syamsudin dan Abdullah 'Aa Gym' Gymnastiar. Buku daftar diterbitkan oleh Pusat Studi Strategik Islam; The Royal Islamic Strategic Studies Center, Yordania, bekerjasama dengan Pusat Kajian Muslim-Kristen, The Prince Alwaleed Bin Talal dari Universitas Georgetown, Amerika.

Radio Nederland Wereldomroep mewawancarai Azyumardi Azra, pakar Islam mengenai keberadaan tiga nama Indonesia dalam daftar tersebut:

Perlu di-update
"Di Indonesia sendiri kan ada lebih banyak nama dari tiga nama tersebut. Termasuk juga nama Aa'Gym, saya kira keberadaan Aa'Gym dalam daftar juga perlu di-update. Aa'Gym kan juga sedang ada persoalan dengan keluarga dia. Popularitasnya menurun. Sehingga dipilihnya beliau juga menjadi dipertanyakan. Dalam konteks Indonesia sekarang, dua nama pertama, Hazim Musyadi dan Din Syamsudin memang pantas, tapi nama ketiga mungkin sudah nggak pas lagi."

Masih kurang
Menurut Azyumardi keberadaan hanya tiga orang dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh masihlah kurang.

"Tentu saja kurang. Di Indonesia kan juga masih ada tokoh- tokoh lain seperti Prof. Dr. Siti Hamamah, misalnya. Atau tokoh- tokoh muslimat, NU. Atau juga tokoh seperti Tuti Alawiyah serta orang lainnya yang mengelola Majelis Taklim dengan jutaan pengikut. Mereka juga bisa masuk."

Kriteria kurang jelas
Perihal tak jelasnya kriteria juga ditekankan oleh Azyumardi.

"Kriterianya itu apa? Apakah karena jumlah pengikutnya, kemampuannya berbahasa Inggris, atau apa? Bisa juga kan nama seperti Hazim Musyadi dan Din Syamsudin juga masuk karena mereka menjadi pimpinan dari organisasi yang pengaruhnya begitu luas di Indonesia. Kalau memang kriterianya adalah organisasi yang pengikutnya jutaan, maka saya rasa memang tidak ada yang akan mengalahkan mereka."

"Oleh karenanya sangat boleh jadi kalau dari ketiga nama itu mereka asal ngambil aja secara random dan tidak melalui survey yang credible. Saya sendiri tidak merasa pernah di-survey. Teman- teman yang lain juga saya rasa tidak," ujar Azyumardi.

Kredibilitas
Bagaimana kredibilitas badan yang mengeluarkan daftar ini? Ujar Azyumardi:

"Saya baru denger sekarang nama The Royal Islamic Strategic Studies Center. Kalau yang di Georgetown, yang The Prince Alwaleed Bin Talal itu tidak diragukan kredibilitasnya. Tapi bisa jadi mereka cuma ngikut saja yang disodorkan dari institusi di Jordania itu."

Presiden SBY
Azyumardi lebih jauh mengungkapkan peluang Presiden SBY untuk masuk dalam daftar tersebut.

sumber:Ranesi

Others