Search
only search from Reformata
Translate
English Japanese French German Dutch
Laporan Utama
123Laput1.jpg
Reformata.com - MELIHAT situasi massa yang menuntut penghentian perayaan Natal pada Jumat, 25 Desember 2009 ...
Laporan Khusus
gus-dur.jpg
Tak sedikit tokoh Kristen hadir dalam perjalanan “pulang” Gus Dur. Banyak kesan tersimpan dalam ...
YM Support
Redaksi Reformata
lidya

Daily News

16 November 2009

Perut Ikan Paus Penuh Kamera

Akankah kamera merekam setiap langkah saya, pikirku ketika membalas bola pemain lawan Amerika di lapangan tenis?

Akankah laki-laki yang mengontrol kamera menertawai jika saya untuk sekian kali salah pukul bola, atau jatuh karena sepatu olahraga yang saya pakai sebenarnya bukan dibuat untuk main tenis?

Perutnya buncit
Itulah pertanyaan saya ketika dengan lelah memandang ke atas: di langit atas Kabul, sudah sejak beberapa waktu terlihat balon besar berupa ikan. Ikan paus lucu seperti dalam acara kartun. Perutnya bulat dan buncit. Siripnya aneh.

Balon melayang tenang di atas kota, pada tali yang terikat pada kamp militer Afghan di Kabul. Ini bukan layang-layang alternatif Amerika, apalagi balon iklan.

Big Brother
Ini adalah Big Brother is Watching You. Ikan paus penuh kamera perekam. Dari darat kameranya hampir tidak kelihatan. Di ibukota Belanda, Amsterdam, kamera dipasang di pemukiman yang dikenal rusuh (atau mungkin di setiap pemukiman?).

Namun ikan besar ini bisa memantau seluruh kota, guna memantau 'kami' di darat dengan tujuan menciptakan keamanan (saya dengar di Kandahar juga ada alat perekam semacam itu). Ketika saya menunjukkan 'ikan' kepada pemungut bola, ia tersenyum. Keamanan?

Dengan sinis ia menceritakan hari pertama ketika balon mengudara: seorang pelaku bunuh diri tetap saja berhasil masuk pintu masuk kamp NATO di Kabul dan meledakkan diri.

Penuh mata
Setiap warga Afghan yang saya temui, berbicara tentang balon ini. Saya terpesona, perut besar penuh mata yang mengikuti kami di darat. Tapi ini dimaksud untuk keamanan kota bukan, kata saya. Ya ya, tapi bagaimana mereka mau melakukannya, jawab mereka.

Saya tidak tahu. Beberapa pekan lalu hotel PBB diserbu. Saya tidak tahu pasti, tapi saya pikir gambar-gambar hasil rekaman pasti disimpan dan profil pelaku bunuh diri di kamp NATO akan diketahui juga.

Balik kamera
Ketika menulis ini, saya memutuskan berusaha mendatangi orang-orang di balik kamera, dengan maksud melihat kota dari perspektif mereka dan menanyakan mereka berapa banyak serangan berhasil dicegah. Saya tidak berjanji apa-apa, tapi saya akan berusaha.

Bagus kalau saya menerbitkan cerita ini di sebuah koran Afghan, sehingga warga Afghan sendiri juga sedikit lebih tahu tentang ikan yang menerobos masuk hidup mereka. Saya sendiri juga ingin tahu kemampuan pukulan backhand saya malam ini.

sumber:BBC

Others