Search
only search from Reformata
Translate
English Japanese French German Dutch
Laporan Utama
123Laput1.jpg
Reformata.com - MELIHAT situasi massa yang menuntut penghentian perayaan Natal pada Jumat, 25 Desember 2009 ...
Laporan Khusus
gus-dur.jpg
Tak sedikit tokoh Kristen hadir dalam perjalanan “pulang” Gus Dur. Banyak kesan tersimpan dalam ...
YM Support
Redaksi Reformata
lidya

Daily News

14 November 2009

Hizbullah: janji Obama bohong

Hizbullah janji Obama bohong.jpg
Pemimpin gerakan Syiah Libanon, Hizbullah menyatakan janji Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk menjalin hubungan dengan Muslim terbukti bohong.

Hassan Nasrallah mengatakan Amerika menunjukkan komitmennya ke Israel dengan mengirimkan bantuan militer lebih banyak dan tidak menuntut penghentian pemukiman Tepi Barat.

Dia mengatakan, dunia Arab tidak bisa tergantung kepada Amerika untuk menyelesaikan masalahnya karena Amerika justru menyebabkan masalah itu.

Bulan Juni, Obama menyerukan "awal baru" antara Amerika Serikat dan Muslim.

Para wartawan mengatakan, pidato Nasrallah merupakan kritik paling keras terhadap Presiden Amerika Serikat.

"Beberapa bulan lalu, ketika Barack Obama terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat dan pemerintah baru Amerika, muncul banyak harapan dan keyakinan bahwa perubahan besar akan terjadi menguntungkan dunia Arab dan Islam," ujar Nasrallah seperti dikutip televisi Hizbullah, Al Manar.

Namun, kata Nasrallah, kebenaran terungkap cepat dan semua ilusi ini tidak benar.

Akibatnya malah komitmen penuh Amerika terhadap kepentingan dan keamanan Israel tidak memedulikan martabat dan perasaan masyarakat dan pemerintah Arab dan Muslim, lanjut Nasrallah.

Dia menambahkan, "Kami katakan kepada mereka yang mengatakan untuk memberikan waktu kepada Amerika namun adanya presiden berkulit hitam dari dunia ketiga merupakan tipuan yang berakhir lebih cepat dari perkiraan."

Sebelumnya kepala militer Israel mengatakan, Hizbullah sekarang memiliki roket berkemampuan mencapai kota-kota besar Israel.

Others