Search
only search from Reformata
Translate
English Japanese French German Dutch
Laporan Utama
123Laput1.jpg
Reformata.com - MELIHAT situasi massa yang menuntut penghentian perayaan Natal pada Jumat, 25 Desember 2009 ...
Laporan Khusus
gus-dur.jpg
Tak sedikit tokoh Kristen hadir dalam perjalanan “pulang” Gus Dur. Banyak kesan tersimpan dalam ...
YM Support
Redaksi Reformata
lidya

Varia Gereja

21 October 2009

Di Gereja Tugu, Kebaktian Natal Diiringi Keroncong

055105p.JPG
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan suasana hari Natal yang khidmat. Salah satu yang dilakukan di Gereja Tugu, Jakarta Utara, adalah menghadirkan kelompok Keroncong Tugu untuk mengiringi nyanyian pada kebaktian Natal.

Alunan musik keroncong menggema di gereja yang berdiri sejak tahun 1748 tersebut. Menurut Andre Juan, pimpinan Keroncong Tugu, unsur musik tradisional ini sangat cocok dikolaborasikan dalam kebaktian Natal, mengingat gereja Tugu juga merupakan bangunan bersejarah dari masa lalu.

Inisiatif untuk memasukkan unsur keroncong pada kebaktian Natal kali ini datang dari pendeta gereja Tugu. Tujuh personel kelompok Keroncong Tugu yang terdiri dari musisi senior hingga seorang anak kecil mengiringi nyanyian yang dibawakan oleh panduan suara gereja.

"Seharusnya sih setiap tahun ya kita mengiringi apakah saat merayakan Natal, ulang tahun gereja, atau paskah tergantung keinginan gereja mengajak kami untuk mengiringi ibadah," ujar Andre.

Namun, kelompok musiknya bersedia mengiringi ibadah di gereja tersebut jika diminta jauh-jauh hari.  Alasannya untuk menyamakan konsepsi perlu latihan apalagi yang diiringi jemaat yang begitu banyak.

"Lagu-lagunya pun yang diiringi irama keroncong cenderung 4/4, yang mudah diiringi, kalau irama-irama yang lain sulit," ujarnya. 

Tidak hanya pada kebaktian, para anggota Keroncong Tugu yang juga kebanyakan jemaat Gereja Tugu tersebut juga melakukan kegiatan keagamaan lainnya.

Satu minggu setelah Natal, Ikatan Keluarga Besar Toegoe juga melakukan halalbihalal seperti pada saat Lebaran. Bedanya, mereka memainkan alat musik keroncong sambil menyanyikan lagu-lagu Natal pada saat berkeliling kampung.
sumber:Kompas

Others