User ID Kata Sandi
Google reformata.com
 
Bumi Bukan Ciptaan Tuhan?  |  FPI Suruh Polri Bercermin  |  Masyarakat Tak Perlukan FPI  |  Bollywood Bikin Film Tentang Yesus Semasa Kecil  |  Wanita Katolik Buka Warung Murah Untuk Buka Puasa  | 

Peluang

13 October 2009

Djarkasih Damanik, Jadikan Pembeli Sebagai Guru

117. peluang.jpg
ORANG-orang yang biasa menggunakan transportasi kereta api mungkin pernah melihat berbagai jenis usaha di setiap stasiun kereta api. Salah satunya adalah usaha kerajinan tangan dan parsel yang digeluti oleh Djarkasih Damanik. Persis di bawah stasiun Cikini, Jakarta Pusat ia membangun kiosnya yang bisa terbilang luas. Tadinya ia agen majalah. Meski mengelola majalan dan parsel berbeda, baginya hal tersebut bukanlah sebuah kesulitan besar. Tampaknya ia menyenangi segala macam pekerjaannya itu sebagai sebuah tantangan yang menarik.
Pada 2000, bulan Januari, ia membuka sebuah usaha yang cukup baru baginya. Namun di samping itu ia tidak ingin meninggalkan jenis usaha agen majalah yang sebelumnya ia geluti. Sampai suatu waktu ia bertemu dengan beberapa orang yang mencari produk kerajinan tangan. Pertemuan itu ia anggap sebuah peluang besar, karena baginya ia bisa mencarikan berbagai jenis barang yang memang dibutuhkan oleh beberapa orang tersebut. Ia pun berusaha mencari hasil kerajinan tangan sampai ke daerah-daerah di Pulau Jawa. Seiring berjalannya waktu relasi yang ia miliki semakin banyak, dan semakin banyak pula yang memesan hasil kerajinan tangan padanya. Banyaknya pemesan secara otomatis membuat ia mampu mengembangkan usaha tersebut. Tidak lama ia telah memiliki kios sendiri beserta alat pemanas untuk produksi kerajinan tangannya di daerah yang biasa ia gunakan untuk melakukan pengolahan terhadap bahan baku tanah liat untuk keramik serta berbagai macam kerajinan dari rotan.

Tidak berhenti sampai di situ saja, ia bersama istrinya, Nansi R Simarmata, mengembangkan usahanya sebagai pembuat parsel unik. Jadi hasil kerajinan yang ia buat dapat mereka bentuk menjadi parsel menarik yang dapat memikat banyak orang yang tadinya tidak begitu menyukai hasil kerajinan. Sistem kerja yang mereka gunakan cukup matang namun juga tidak terlalu sulit. Berdasarkan jenis pesanan pelanggan, ia memberikan jenis barang yang ia pesan kepada pekerjanya di daerah yang akan langsung mengerjakan sesuai pesanan pelanggan. Lewat sistem kerja seperti ini ia mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan serta memberdayakan orang-orang di daerah yang bekerja padanya. Ini juga menjadi keunggulan tersendiri bagi usahanya, karena memang hasil kerajinan tangan yang dibuat dan diproduksi di daerah jelas memiliki daya tariknya sendiri di mata pelanggan.

Pemesan untuk kerajinan tangannya biasanya berasal dari kalangan instansi pemerintah, hotel,  maupun individu. Tidak jarang pasangan yang akan menikah juga memesan kerajinan tangannya untuk souvenir pernikahan. Bbiasanya untuk hasil kerajinan tangan, kebanyakan orang membeli dalam partai besar. Bisa dikatakan kios miliknya ini adalah grosir penjual hasil kerajinan tangan. Harga yang ia tawarkan cukup menarik, berkisar antara Rp 2 ribu sampai jutaan rupiah. Untuk parsel biasanya ia banyak memproduksi hanya pada momen-momen tertentu seperti hari Natal, Tahun Baru, Lebaran, dan Imlek. Ia menunjukkan parsel hasil rancangannya. Tampak jejeran parsel tertata rapi dengan berbagai macam bentuk yang menarik.

Jika kebanyakan pedagang berprinsip bahwa dalam melayani pembeli seorang pedagang harus menjadikan pembelinya sebagai raja, ia memiliki prisip lain. Baginya yang terpenting dalam bisnis ini adalah, bahwa ia harus menjadikan pembeli sebagai guru. Maksudnya ia harus sering-sering melakukan komunikasi personal kepada setiap pembeli untuk menanyakan model atau jenis apa yang diinginkan.  Setiap pembelinya memiliki kesempatan untuk menyumbangkan ide dan masukannya kepada jenis parsel yang akan dia buat.  

Lewat komunikasi dengan pembeli inilah ia mengembangkan kreasinya menjadi sebuah karya yang kreatif dan selalu baru di pasaran. Menurutnya hal ini diperlukan untuk mempertahan-kan pelanggan serta memberikan warna baru setiap tahunnya yang dengan sendirinya akan menjadi keunggulan tersendiri bagi usahanya. Jadi walaupun di kawasan Stasiun Cikini ini banyak kios dengan jenis usaha yang sama, ia tidak pernah merasa khawatir akan kendala tersebut. Baginya kreativitas pribadi serta masukan dari pelanggan adalah nilai lebih kios yang terletak di bagian paling depan stasiun ini.
Selain itu pasangan suami istri yang biasa beribadah di GKPS Salemba ini merasa perlu menjadikan setiap pelanggan sebagai keluarga terdekatnya. Karena itu ia dan istrinya selalu berusaha tetap saling berkomunikasi lewat berbagai cara. Kedekatan ini mereka wujudkan dalam bentuk sapa atau pun ucapan selamat dalam momen-momen hari raya. Dengan kedekatan itu juga ia dan pelanggan memiliki rasa saling percaya yang besar, tidak jarang langganan yang datang membeli barang dengan pembayaran menyusul tetap ia layani seperti biasa. Selain itu ia juga biasa menerima telepon dari pelanggan yang memesan dan langsung mengantarkan barang tanpa harus repot mengurusi masalah keuangan terlebih dahulu.

Bagi tamatan ilmu komunikasi di salah satu perguruan tinggi di Sumatera ini, usaha dagang seperti ini adalah peluang besar dalam berwira usaha. Terbukti kini ia bisa memiliki cukup banyak langganan tetap yang ia pertahankan dengan gaya komunikasi yang menarik darinya. Jenda
 
Bookmark and Share

Others

Baca Gali Alkitab  •  Bincang-Bincang  •  Buku SMK  •  Cover Story  •  Daily News  •  Dari Redaksi  •  Editorial  •  English  •  Garam Bisnis  •  Gereja & Masyarakat  •  Hikayat  •  Jejak  •  Kawula Muda  •  Khas  •  Khotbah Populer  •  Konsultasi Hukum  •  Konsultasi Keluarga  •  Konsultasi Kesehatan  •  Konsultasi Theologi  •  Kontroversi  •  Kredo  •  Laporan Khusus  •  Laporan Utama  •  Leadership  •  Manajemen Kita  •  Mata Hati  •  Mata Mata  •  Muda Berprestasi  •  News  •  Opini  •  Peluang  •  Podcast  •  Profil  •  Resensi Buku  •  Resensi Kaset  •  Senggang  •  Suara Pinggiran  •  Suluh  •  Ungkapan Hati  •  Varia Gereja  • 
Copyright © 2004-2010 REFORMATA. All rights reserved .
Visit: 1.423.498 Hit: 2.023.253 Since: 14.11.05 | 0.8916 sec | TOP
Online Support :