Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Kawula Muda

Youtube, Bagi Yang Ingin Ngetop di Dunia Maya

Posted : 13 Oktober 2009
117Kawula Muda2.jpg
REFORMATA - ONLINE di internet memberi kemudahan untuk  mengakses berita dan membangun hubungan dengan dunia luar. Ini menyebabkan ketergantungan yang terus meningkat bagi pemakainya. Tak heran jika setiap orang berlomba-lomba untuk dapat menikmati fasilitas internet dan membangun akses yang semakin luas. Melalui website atau blog ada banyak jari-ngan yang bisa ditangkap, sekali-gus menikmati fasilitas yang dapat mempermudah gerak perkemba-ngan kita. 
Salah satu contoh website yang menyediakan service berupa video streaming. Mudah mengaksesnya dan membuat kita bertemu de-ngan aneka video. Jika sering browsing internet, pasti kamu tahu apa itu YouTube.com
YouTube.com adalah salah satu layanan dari Google yang mem-fasilitasi penggunanya untuk meng-upload video dan bisa diak-ses oleh pengguna yang lain dari seluruh dunia secara gratis. Bisa dikatakan, YouTube adalah database video yang paling populer di dunia internet, atau bahkan mungkin yang paling lengkap dan variatif. YouTube mengingatkan kita akan 3 anak muda yang kreatif dan cerdas. Mereka adalah Steve Shih Chen (31 tahun/Taiwan-AS), Jawed Karim (30 tahun/Jerman-AS), Chad Hurley (32 tahun/AS).
Ketiganya adalah pencipta dari situs “berbagi video online”, You-Tube. Mereka mendirikan YouTube pada tahun 2005. Pada Oktober 2006, YouTube diakuisisi (diambil alih kepemilikannya) oleh Google. Nilainya: 1,65 miliar dollar AS (Rp16,9 triliun).

Youtube makin mantap berteng-ger di jajaran web paling banyak pengunjungnya. Banyak hal yang dapat kita lakukan di YouTube, selain kita bisa mem-broadcast-kan diri kita, kita juga dapat mempro-mosikan blog kita. Jadi kalau ada video keren silahkan dimasukin, diberi link blog kita di YouTube.
Sebenarnya, postingan berupa videolah yang menjadi andalan YouTube. Dengan slogan “Broadcast Yourself”. Sebelum bisa mela-kukan postingan, kita diwajibkan menjadi member. Caranya mudah, dan so pasti tidak perlu biaya tambahan. Kalau sudah, fasilitas video sharing yang lumayan leluasa bisa kita nikmati. Tidak ada batasan video macam apa yang bisa di-upload ke YouTube. Mulai dari video klip band milik kita, video klip musisi idola, atau malah video kala liburan bareng teman, tidak masalah! Ma-lah ada yang melakukan posting tentang korupsi di sebuah institusi. Atau malah punya film pendek yang dirasa perlu ditonton orang lain? YouTube-lah tempat-nya. Se-telah melakukan posting, tinggal menunggu reaksi yang menon-ton. Kalau ada yang senang, bisa dengan mudahnya orang tersebut akan mempromosikan video kita kepada orang lain.

Selain untuk kepentingan pri-badi, kalau bisa memanfaatkannya, YouTube bisa menjadi ajang promosi gratis. Bayangkan, sejak Februari 2005, klip video di You-Tube ditonton 100 juta kali per hari. Bukan main ya? Itu belum apa-apa. Setiap 24 jam, ada 65.000 klip baru yang di-upload. Belum lagi lebih dari 20 juta orang mampir ke YouTube tiap bulannya. Menurut data riset dari Nielsen, 56 persen pengunjung YouTube berusia 12-17 tahun. Akan tetapi, berhubung situs di internet merupakan se-buah sarana informasi bebas, tidak ada kontroling khusus untuk isinya. Banyak yang beranggapan kalau video yang ditampilkan tidak selamanya berisikan hal yang positif. Mulai dari video propaganda sampai tayangan kekerasan dan seksual bisa ditemukan di sana. Kendali benar-benar datang dari diri kita sendiri. Hanya sekadar menjadi penonton atau malah sekaligus menjadi juri yang menilai layak atau tidaknya tayangan tersebut ada di dalam diri kita. Yang pasti, melalui situs ini kita bisa mengembangkan kreativitas dan hobi di bidang audiovisual. Ujung-ujungnya, nama kita bisa ngetop di jagat internet.
Lidya / dari berbagai sumber

50
27 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 6.4132 sec | TOP
Online Support :