User ID Kata Sandi
Google reformata.com
 
Bumi Bukan Ciptaan Tuhan?  |  FPI Suruh Polri Bercermin  |  Masyarakat Tak Perlukan FPI  |  Bollywood Bikin Film Tentang Yesus Semasa Kecil  |  Wanita Katolik Buka Warung Murah Untuk Buka Puasa  | 

News

08 October 2009

Depkominfo Targetkan 50 Persen Penduduk Akses Internet

Depkominfo Targetkan 50 Persen Penduduk Akses Internet.JPG
Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) menargetkan 50 persen penduduk Indonesia bisa mengakses internet hingga tahun 2015.

Kepala Badan Riset dan Pengembangan Depkominfo Cahyana Ahmadjayadi pada Workshop Asia Europe Meeting (ASEM) di Yogyakarta, Rabu, mengatakan pengguna internet di Indonesia saat ini baru 15 persen, terbanyak berada di Pulau Jawa.
Ia mengatakan untuk mencapai target tersebut perlu ada pelatihan kepada masyarakat di desa terpencil sehingga mereka dapat menggunakan internet untuk berbagai kepentingan termasuk bisnis serta membangun jaringan mitranya.

Menurut dia kemajuan tekonologi informasi dan komunikasi saat ini seakan mendekatkan antarpengguna secara nyata, meski secara geografis mereka terpisahkan dengan jarak yang cukup jauh.

"Melalui `workshop` ini diharapkan masyarakat dapat memperluas jaringan serta mensosialisaikan bisnis `online` di masyarakat pedesaan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat,"katanya.

Menurut dia, pertemuan yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Oktober ini dihadiri utusan dari 16 negara, para peserta akan berbagi pengalaman, tukar informasi dan ingin mengetahui perkembangan CAP (community acces point) yang menjadi salah satu upaya memberdayakan masyarakat pedesaan melalui "mobile access point" (MAC) yang menjadi ciri khas Indonesia.

"Inilah cara Indonesia, dengan begitu banyaknya pulau, desa bisa mempercepat penetrasi internet dengan membangun `mobile community access point`," katanya.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Tri Harjun Ismadji mengatakan upaya membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di berbagai pusat pertumbuhan lokal bertujuan mendukung transformasi budaya.

"Kondisi geografis di negara ini bukan penghalang untuk berkomunikasi dengan orang lain atau memperoleh informasi. Orang yang tinggal di desa dan kota punya peluang sama memperoleh informasi," katanya.

Menurut Sultan HB X kemajuan teknologi informasi dan komunikasi banyak membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan. Masyarakat informatika yang merupakan bagian dari struktur masyarakat di dunia, muncul dan memiliki peran di sejumlah tingkat fundamental dalam masyarakat yang berkembang.

"Dalam praktiknya di masyarakat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi media penyampaian layanan masyarakat," katanya.
sumber:Antara
Bookmark and Share

Others

Baca Gali Alkitab  •  Bincang-Bincang  •  Buku SMK  •  Cover Story  •  Daily News  •  Dari Redaksi  •  Editorial  •  English  •  Garam Bisnis  •  Gereja & Masyarakat  •  Hikayat  •  Jejak  •  Kawula Muda  •  Khas  •  Khotbah Populer  •  Konsultasi Hukum  •  Konsultasi Keluarga  •  Konsultasi Kesehatan  •  Konsultasi Theologi  •  Kontroversi  •  Kredo  •  Laporan Khusus  •  Laporan Utama  •  Leadership  •  Manajemen Kita  •  Mata Hati  •  Mata Mata  •  Muda Berprestasi  •  News  •  Opini  •  Peluang  •  Podcast  •  Profil  •  Resensi Buku  •  Resensi Kaset  •  Senggang  •  Suara Pinggiran  •  Suluh  •  Ungkapan Hati  •  Varia Gereja  • 
Copyright © 2004-2010 REFORMATA. All rights reserved .
Visit: 1.423.391 Hit: 2.023.142 Since: 14.11.05 | 1.2066 sec | TOP
Online Support :