
RUBEN Onsu, yang lahir di Jakarta pada 15 Agustus, 26 tahun lalu, sering tampil dalam berbagai acara hiburan di berbagai stasiun TV. Ia mulai dikenal luas masyarakat sejak membawa sebuah acara di salah satu TV swasta. Selain itu, ia juga dikenal sebagai komedian karena sempat tampil dalam acara-acara komedi di TV. Mungkin tidak banyak yang ingat bahwa Ruben pun pernah mengisi sebuah peran dalam lenong bocah yang pada tahun 1990-an.
Pria humoris bernama asli Ruben Samuel ini dikenal sebagai seorang pekerja keras. Kesuksesannya ini adalah buah manis dari usaha keras. Ia memulai segala sesuatunya dari situasi yang bisa dibi-lang cukup sulit. Semasa sekolah, teman-temannya sering mengolok-olok, bahkan menganggap-nya gila karena bercita-cita menjadi orang ternama. Kini, justru ia yang membuat teman-temannya menjadi “gila” demi melihat Ruben suk-ses menggapai cita-cita-nya. Dia membuktikan pada seluruh orang bahwa ia memang sudah berusaha keras dan berhasil menggapai cita-citanya menjadi orang ternama karena kreativitasnya dan kemampuannya memba-ngun relasi yang baik dengan banyak orang
Kini bisa dikatakan prestasi-nya cukup membanggakan keluarga. Sifatnya yang spon-tan menjadi daya tarik tersen-diri bagi para penggemar. Mungkin itu yang membuat Ruben tidak pernah sepi job dan sering tampil di berbagai acara TV. Bahkan di bulan puasa bagi umat muslim ini pun, ia mendapat pekerjaan tambahan. Tidak jarang dalam satu hari Ruben tampil di beberapa televisi. Padatnya jadwal memaksanya untuk pintar memanfaatkan waktu senggang untuk tidur. Padatnya jadwal, membuatnya kadang tidur di mobil.
Ruben mengungkapkan untuk mempertahankan stamina, diperlu-kan rasa ikhlas ketika menjalani berbagai aktivitas. Berpikiran positif pun diperlukan, karena pemikiran yang positif itulah yang dapat memberikan rasa nyaman pada diri yang dengan sendirinya menjadi faktor pendukung kesehatan fisik. Saat ditanyai mengenai pemba-waannya dalam berbagai acara yang tidak jarang terlihat spontan dan mudah marah, Ruben mene-gaskan bahwa hal tersebut adalah bagian dari apa yang memang harus ia lakukan ketika tampil.
Ia menjelaskan bahwa hal-hal semacam itu adalah konsumsi pu-blik yang memang harus ia peran-kan dalam sebuah acara. Itulah sebabnya, jika diperhatikan secara seksama karakter Ruben dapat berbeda-beda pada setiap acara yang berbeda. Ada kalanya ia menjadi karakter yang pemarah dan emosional, ada kalanya juga ia menjadi Ruben yang terkesan lemah dan tidak melawan. Baginya itu tidak ada beda seperti me-mainkan peran dalam sebuah film atau pementasan.
Bagi Ruben, keluarga adalah fak-tor utama kesuksesannya. Duku-ngan doa keluarga menjadi penyo-kong agar Ruben dapat terus menjalankan segala aktivitasnya dengan nyaman dan tenang. Saat ditanyai mengenai nama keluar-ganya yakni “Onsu”, Ruben menjelaskan bahwa ia kurang mengetahui silsilah keluarganya. Bagi Ruben, Onsu adalah marga ayahnya. Selama ini memang banyak ornag yang menduga kalau “Onsu” adalah singkatan dari “Ompusunggu”, sebuah marga di kalangan orang Batak. Namun Ruben tidak menge-tahui tentang kemungkinan itu.
Ruben juga berusaha me-nyempatkan diri beribadah setiap Minggu. Baginya ibadah adalah hubungan pribadi de-ngan Tuhan. Beribadah tidak perlu harus berteriak kepada banyak orang bahwa ia pergi beribadah. Ia menyadari bahwa bagaimanapun hubungan dengan Tuhan harus dipertahankan. Menu-rut Ruben, tanpa hubungan pri-badi dengan Tuhan ia tidak mung-kin dapat mencapai karir seperti sekarang, karena segala sesuatu haruslah berdasarkan kehendak dan ijin Tuhan. “Tanpa itu semua tak akan mungkin terjadi,” ujarnya. Itulah sebabnya Ruben dalam segala hal selalu bercerita segala keluh kesahnya pada Tuhan. Selain itu dalam berbagai kesempatan Ruben selalu berusaha mengucap syukur atas apa yang ia peroleh.
Beberapa waktu lalu, Ruben bercerita pada media bahwa ia beberapa kali luput dari peristiwa yang dapat merenggut nyawanya. Salah satunya adalah peristiwa bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, 17 Juli 2009 lalu. Sedianya ia punya acara di tempat itu pagi hari, atau saat bom meledak. Namun malam sebelumnya dia ditelepon bahwa acara itu dibatalkan. Jenda