User ID Kata Sandi
Google reformata.com
 
Bumi Bukan Ciptaan Tuhan?  |  FPI Suruh Polri Bercermin  |  Masyarakat Tak Perlukan FPI  |  Bollywood Bikin Film Tentang Yesus Semasa Kecil  |  Wanita Katolik Buka Warung Murah Untuk Buka Puasa  | 

Garam Bisnis

29 September 2009

Saatnya Rasa Takut Ditaklukkan

Hendrik Lim, MBA*

Untuk apa menanyakan prospek usaha? Yang penting jalankan saja dulu. Prospek itu tidak perlu dibicarakan. Prospek itu dilakukan, bukan dipikir,” begitu kata pengusaha besar Bob Sadino dalam suatu ta-tap muka dengan para civitas aca-demika di Kampus Universitas Kris-ten Satya Wacana Salatiga, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Kalau Pak Bob sampai bicara begitu di depan kalangan insan akademik, tentu ada dasarnya. Ia  justru merasa beruntung tidak tinggal lama di kampus. Om Bob, begitu dia biasa disapa, bercerita jika dulu kuliah ia tak akan menjadi seperti sekarang. Saat ini ia dikenal sebagai wiraswasta sukses, manajer kawakan, dan sesekali menjadi pemain film.
Apa yang bisa kita hadirkan dengan ideologi ala Om Bob yang berbunyi: “Yang penting jalankan saja dulu. Prospek itu tidak perlu dibicarakan. Prospek itu dilakukan, bukan dipikir”  itu?   Kalau kita lihat dari  catatan dan perjalan hidup orang-orang besar itu, maka kita akan menemukan sebuah pola, bahwa sampai titik tertentu dalam kehidupannya, maka pencapaian-pencapaian besar itu otomatis hadir setelah fase yang diucapkan Om Bob itu.  Namun tantangan terbesarnya adalah justru memulai.  

Karena diperlukan keberanian untuk memulai sesuatu. Seperti kata Winston Churchil, tokoh negarawan dari Inggris, bahwa: “Courage is rightly  considered the foremost of the virtues because upon it, all  others depend”.    Keberanian adalah kualitas pertama manusia, yang akan menjamin hal-hal yang lain.  
Baru setelah fase “memulai” itu , maka kita akan menemukan perkembangan dan pertumbuhan yang makin lama makin cepat.  Seperti pola eksponensial  seperti deret ukur. Dan kita mengenal fenomena ini  dengan istilah “momentum”, seperti hukum momentum pada fisika dasar.   Seseorang yang tidak melihat proses awal ini, sering berkomentar seperti ini: “Ini tidak adil, masak yang kaya makin kaya, yang maju makin maju”.  Karena mereka hanya melihat pro-duknya, bukan proses awalnya.

Realita mengajarkan kepada kita saat usaha seseorang sudah men-capai titik tertentu, maka kema-juan selanjutnya seperti tidak bisa dibendung lagi. Ia benar- benar menjadi semacam bola salju yang tidak bisa ditahan oleh siapa pun dan keadaan apa pun lagi. Ia men-capai titik minimum tertentu yang sering disebut orang “critical minimum mass” itu.    
Yang sering kita lihat, begitu sampai ‘titik tertentu’, maka orang pun akan heran, mengapa seka-rang order-order itu ‘tiba-tiba’ da-tang dengan sendirinya, malah seperti membanjir, dan setiap radio, koran atau TV ‘berebut’ mem-beritakannya? Kita tentu akan ber-tanya-tanya: Di mana ‘titik ter-tentu’ itu berada? Dan kapan kita bisa sampai pada titik tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan  itu menjadi tidak penting. Sudahlah  tidak usah dipikirkan lagi, di mana ‘titik ledak ‘ tersebut.   Yang pen-ting, punyakah kita keberanian untuk memulai langkah pertama? Keberanian adalah kualitas pertama dari semua sikap dan attribute.  

 Tidak heran Anda akan mendapatkan frase “jangan takut” paling banyak ditemui di dalam Alkitab.  Kalau itu sampai menjadi frase yang paling banyak diucap-kan, tentu ia mengandung suatu makna yang serius.
Perasaan takut, tidak bisa ditaklukkan begitu saja dengan ‘iman’ atau ‘percaya’.  Kata ‘per-caya’ lebih sering berarti pasif atau sebagai pengetahuan rohani, dan tidak banyak  menuntut harga yang harus dibayar. Takut dan ketakutan tidak bisa dihilangkan selama kita masih hidup. Ia telah ada dan akan terus ada, datang dan pergi. Yang bisa kita lakukan bukan meniadakannya. Tapi mem-buatnya agar ia tidak menguasai kita lagi.  Rasa ‘takut’ bisa ditak-lukkan saat kita “mempercayakan” atau mengandalkan iman itu dalam tindakan dan perbuatan.  Dan itu semua dimulai dengan langkah pertama. 123……………….

Praktisi bisnis internasional dan
konsultan bisnis perseroan besar

Bookmark and Share

Comments

Bp. Afif Naofal 08121479434 Www.infobagus.tk, 02.12.09 16:31
Assalamualaikum. . . . . . . . . . . . SALAM KENAL. . . . . . . . . . . . . . Temen-temen ingin WIRAUSAHA ??? Jadi entrepreneur ??? Ingin punya bisnis ??? Mau buka usaha ??? Yang nyata, halal, prospektif & mudah ??? ( Bukan MLM ) Atau butuh bimbing

Post your comment

* Your Name :
* Your Email :
* Description :
 
Enter the Verification Code shown!

Others

Baca Gali Alkitab  •  Bincang-Bincang  •  Buku SMK  •  Cover Story  •  Daily News  •  Dari Redaksi  •  Editorial  •  English  •  Garam Bisnis  •  Gereja & Masyarakat  •  Hikayat  •  Jejak  •  Kawula Muda  •  Khas  •  Khotbah Populer  •  Konsultasi Hukum  •  Konsultasi Keluarga  •  Konsultasi Kesehatan  •  Konsultasi Theologi  •  Kontroversi  •  Kredo  •  Laporan Khusus  •  Laporan Utama  •  Leadership  •  Manajemen Kita  •  Mata Hati  •  Mata Mata  •  Muda Berprestasi  •  News  •  Opini  •  Peluang  •  Podcast  •  Profil  •  Resensi Buku  •  Resensi Kaset  •  Senggang  •  Suara Pinggiran  •  Suluh  •  Ungkapan Hati  •  Varia Gereja  • 
Copyright © 2004-2010 REFORMATA. All rights reserved .
Visit: 1.423.200 Hit: 2.022.912 Since: 14.11.05 | 0.8403 sec | TOP
Online Support :