| Laporan Utama |
|
Gara-gara selebaran “Kristenisasi”, GKBJ Pos Sepatan akhirnya ditutup. Masyarakat masih rentan ...
|
| Laporan Khusus |
|
Reformata.com - Berharap mayat Eni bangkit lagi pada hari kelima, malah mayatnya terus membusuk. Apa alasan ...
|
| YM Support |
| Redaksi Reformata |
|
| lidya |
|
|
Muda Berprestasi
19 August 2009 Anastassya Sari Purba Ingin Jadi Dokter dan Penyiar
WARISAN doa dan teladan hidup orang tua adalah kesuksesan bagi anak-nya. Hal ini tampaknya dialami oleh Anastassya Sari Purba. Dia putri sulung Pdt. Cornelius Arwady Pur-ba dan Suprapti. Tasya yang lahir di Solo, Jawa Tengah pada 19 November 1995, adalah penantian panjang dalam pernikahan orang tuanya. Tassya adalah kebahagiaan yang tiada tara bagi kedua orang tuanya. Doa sang ayah selalu menaunginya setiap hari: “Bapa ini anakku Tassya, saya rindu anakku menjadi ternama, terpuji, dan ter-hormat di hadapan Tuhan. Menjadi seperti bintang di langit yang menerangi orang lain, dan menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Hormat kepada orang tua, dan menyenangkan Tuhan”.
Tassya bertumbuh menjadi remaja yang supel dan talented. Kemampuan bahasa Inggrisnya baik, bersuara lembut dan merdu. Memiliki jiwa entertaint yang dapat terus diasah lebih baik. Berakting di depan kamera, berekspresi dengan menarik, itu juga kemampuan yang dianugerahkan Tuhan. Berce-loteh di depan mike, adalah ba-kat tersembunyi yang dimanfaat-kannya pada studio siaran sekolah. Kini, Tassya sedang bersemangat membuat design dan menulis lirik lagu. Siswi kelas 9 Stella Maris International School ini, sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian dan promo album perdananya “Tuhan Selalu Punya Cara”, produksi Maranatha Record. Suaranya merdu dan lembut. Wa-lau ini album perdananya, namun tidak mengecewakan. Hasilnya menggembirakan, albumnya cukup laris di pasaran. “Memberkati orang banyak, dan membawa jiwa-jiwa masuk dalam rumah Tuhan,” ada-lah harapan Tassya melalui album perdananya. baca selengkapnya dalam REFORMATA edisi 113
Others
- Vicalista Angel Choir, Dari Klaten, Raih Prestasi Internasional
- Terang yang Mengalahkan Kegelapan
- Gustiadi Djohan, Juara 1 AFI Junior 2005 Jago Nyanyi yang Ingin Jadi Dokter
- Yoseph Siregar, Siswa SD Jago Main Catur dan Matematika
- Stefanus, Kalkulator Berjalan
- ANGELINA Veni Johanna Raih Medali Olimpiade Informatika Internasional
- Maria Veronika Ayu Florensa, Wakili BEM DKI Studi Banding ke Australia
- Rifky M Setiana, Karateka Cilik, Ingin GO Internationla
- Wilibrodus Marianus Bata Ingin Menjadi Penulis Besar
- Ukir Prestasi Bahagiakan Orangtua
- Kevin, Menjadi presiden matematika dan fisika
- Dengan musik membantu orang tua
- Stevanus Marpaung, Mahasiswa UKI Ingin Berguna bagi Banyak Orang
- James David Ginting, Juara Kompetisi Ilmiah Pelajara terbaik se Asia Pacific
- Hendrik Medlama Duta Olimpiade Fisika ke Korea Selatan
- Fransiska Novia Astria Eka Putri, Mengembangakan Bakat
- Memberi Warna Baru Dalam Musik
- Daniel, Raymond, Christy, dan Alex Lewat D’reBorn Ingin Terus Tingkatkan Kemampuan
- Dorman Manik Komposer, Aranger dan Vokalis
|
|