Penjual Tanaman Hias
BAGI banyak orang, memiliki dan merawat tanaman hias memiliki keasyikan sendiri. Bagi penggemar berat tanaman hias, tidak akan peduli berapa dalam koceknya harus dirogoh. Apa pun akan dilakukan asalkan bisa memiliki tanaman hias yang diinginkan. Hal inilah yang membuat Teti Sumarni Sitompul menjadikan hobi tersebut menjadi usaha bisnis. Ketertarikan-nya terhadap beberapa jenis bunga dan tanaman hias tersebut membuat ia mengerti beberapa hal yang berhubungan dengan tanaman hias.
Ketertarikan membangun sebuah usaha yang didasari oleh hobi adalah nilai lebih dalam menjalankan usaha ini. Mengingat untuk mengurus tanaman dibu-tuhkan perhatian khusus dan lebih mendalam. Perawatan pun harus dilakukan secara rutin setiap hari, untuk itu diperlukan rasa cinta terhadap tanaman. Oleh karena itu tentunya tidak terlalu sulit bagi Teti Sumarni mengurusi tanaman yang merupakan aset utama usahanya.
Ini berawal dari tahun 2000 ketika Teti menghadiri pameran tanaman pada sebuah acara. Di situ ia hanya membeli secara kecil-kecilan. Perlahan ia melihat bahwa bisnis tanaman hias memiliki prospek bagus. Hal ini ia temukan ketika ia mulai menghitung pembelian sebuah induk tanaman yang dapat menghasilkan sampai empat anak tanaman. Ia menghitung bahwa dengan modal Rp 1 juta untuk membeli induk tanaman dapat kembali modal jika induk yang dibelinya menghasilkan empat anak tanaman yang dijual senilai Rp 250 ribu per buah. Perhitungan ini semakin membuat Teti tertarik menggeluti bisnis ini.
Bermodalkan sekitar Rp 500 juta, ia menyewa sebuah tempat untuk usahanya serta membeli aneka tanaman hias mulai dari induk sampai anakkan dari tanaman itu sendiri. Dengan usaha yang telaten, kini modal istri Rudi Frando Napitupulu ini telah kembali. Namun modal yang kembali ini akan terus diputar sebagai investasi. Karena memang dalam bisnis ini, tanaman yang diperjualbelikan adalah investasi dari usaha ini sendiri.
Sebagai pemasok tanaman, Teti berhubungan langsung dengan jaringan Greg Hambali. Hal ini dikarenakan bahwa toko tanaman hias milik Teti yang bertempat di Taman Anggrek di Taman Mini Indonesia Indah ini menjadikan tanaman hias jenis Aglonema sebagai dagangan utamanya. Untuk jenis tanaman hias ini nama Gregorius Hambali dianggap oleh kalangan pengusaha tanaman hias sebagai orang yang paling mengerti akan jenis tanaman Aglonema. Untuk setiap bibit yang diambil biasanya tergantung dari jenis keluarannya. Semakin baru sejenis tanaman semakin tinggi harganya. Untuk jenis Aglonema, harga dari tanaman tersebut dihitung dari jumlah daunnya. Untuk induk Aglonema dapat mencapai harga Rp 45 juta rupiah. Dengan membeli induk seharga empat puluh lima rupiah nantinya setiap anak dari induk tersebut dapat dijual untuk pengembalian moda, dan itupun tidak memerlukan waktu yang sangat lama.
Pembeli yang datang ke toko Tasia Nurseri miliknya cukup beraneka ragam. Mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas. Tentunya jenis tanaman yang dibeli pun beraneka ragam pula disesuaikan dengan latar belakang ekonomi masing-masing pembeli. Harga yang ditawarkan untuk jenis tanamannya berkisar antara dua puluh ribu per tanaman baca selengkapnya dalam REFORMATA edisi 113