Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Suluh

Rm. Mudji Sutrisno, Memperjuangkan Ruang Kebudayaan

Posted : 04 Juni 2009
Mudji-Sutrisno.gif
SOSOK Mudji Sutrisno dikenal luas sebagai budayawan dengan segala keunikannya. Dia selalu berpenampilan sederhana dengan rambut gondrongnya. Pemikiran-pemikirannya mence-rahkan kehidupan berbangsa dalam menghargai kebhinekaan. Kemampuannya dalam mengeks-presikan rasa, nilai, dan kata de-ngan keindahan adalah keunggu-lan tersendiri baginya, sebagai pejuang budaya.
Ternyata, jiwa seniman yang melekat padanya itu adalah “warisan” dari sang ayah, yang ada-lah seorang guru dan pelukis. Tak hanya itu, pria kelahiran Surakarta, 12 Agustus 1954 ini dibentuk dengan bu-daya Solo. Kepedu-lian dan kepe-kaan terhadap lingkungan me-nyatu dalam pri-badinya. Pendidi-kan sejak SD, te-lah memperkenal-kannya tentang kepekaan terha-dap lingkungan alam, dan memberinya pengetahuan ten-tang budaya menulis, mengarang, menari, dan bernyanyi. Semuanya begitu membekas dan memben-tuk Mudji sebagai pecinta seni dan konsen memikirkan kebudayaan.
 
Kiprah dan pengaruh  
Mudji dikenal luas sebagai seorang budayawan yang mem-beri banyak sumbangan pemikiran, menyuarakan perlunya meng-hormati hak-hak asasi manusia. Lulusan Universitas Gregoriana, Roma, Italia ini adalah dosen di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, dan dosen pascasarjana Universitas Indonesia.  Hingga kini Mudji telah menghasilkan lebih dari 20 buku yang isinya dinilai mem-berikan kontribusi berarti bagi pemikiran di Indonesia.  
Desember 2007, bersama Hujan Kabisat, Mudji menerbitkan “Rekah Lembah”, yang merupakan kumpu-lan puisi dan sketsa, serta dileng-kapi dengan sebuah album lagu berisi musikalisasi puisi-puisinya. Mudji juga terlibat sebagai wakil Pres dan anggota PEN (Perhimpunan Penulis, Novelis, Esais, Penyair Indonesia). Sebe-lumnya Mudji pernah menjadi anggota Lembaga Sensor  Film, anggota Komisi Pemilihan Umum (2001-2003), SC Konggres Kebu-dayaan (2003), anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatn (2005-2006).simak selanjutnya dalam REFORMATA edisi 108
75
38 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.3953 sec | TOP
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net