| Laporan Utama |
|
Gara-gara selebaran “Kristenisasi”, GKBJ Pos Sepatan akhirnya ditutup. Masyarakat masih rentan ...
|
| Laporan Khusus |
|
Reformata.com - Berharap mayat Eni bangkit lagi pada hari kelima, malah mayatnya terus membusuk. Apa alasan ...
|
| YM Support |
| Redaksi Reformata |
|
| lidya |
|
|
Gereja & Masyarakat
04 June 2009 Increso Lakukan Pekerjaan Kecil dengan Cinta yang Besar
TENTU masih terasa betapa pedihnya hati kita ketika tsunami melanda Aceh dan Nias akhir 2004 lalu. Jumlah korban jiwa yang sangat banyak serta kerusakan besar akibat bencana itu jelas tidak bisa diatasi hanya de-ngan tangisan. Rasa simpati dan empati saja tidak cukup untuk mengurangi penderitaan para korban. Perlu ada tindakan nyata untuk membantu para korban, terutama yang selamat dalam peristiwa memilukan itu.
PT. Adira Dinamika Multi Finance membuktikan kepeduliannya. Pada 19 Oktober 2006, atas prakarsa manajemen, seluruh karyawan me-ngumpulkan bantuan sebesar Rp 700 juta untuk menolong masyara-kat yang sakit dan kurang mampu. Inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Increso. Wujud nyata dari kepedulian tersebut adalah berdirinya rumah sakit di Aceh dan pengobatan di Nias. Increso, sebagai gerakan komu-nitas karyawan PT Adira, bertujuan menolong masyarakat yang sakit namun kurang mampu dalam hal ekonomi. Untuk ini beberapa lang-kah awal dilakukan oleh Increso, antara lain, membantu biaya peng-obatan, mengadakan bakti sosial pengobatan gratis, memberikan penyuluhan kesehatan, serta menjalin kerjasama dengan institusi kesehatan yaitu, dokter spesialis, rumah sakit, apotek, yayasan dan para relawan dari kalangan kedok-teran. Langkah ini ditempuh demi memperlancar segala kegiatan sosial yang ditujukan kepada masyarakat luas. Erida Djuhadi, chief operating officer (CEO) PT. Adira, yang juga salah seorang sebagai salah satu pembina Increso, menjelaskan, Increso adalah nama yang paling tepat. Dengan nama ini, Increso terlepas dari sebutan Adira. Dan dengan nama ini diharapkan karyawan dapat lebih merasa memiliki Increso secara langsung. Karena memang yang diharapkan adalah Increso lebih dimiliki oleh karyawan daripada perusahaan. Oleh karena itu dana operasional dan dana bantuan dari Increso pun diusahakan diperoleh lebih banyak dari luar, bukan dari perusahaan. baca selanjutnya dalam REFORMATA edisi 108
Others
- Yayasan Vincentius Putera Cinta Berwujud Tindakan Nyata
- Yayasan Daya Dharma Manusiakan Penyandang Cacat
- YPII Pulihkan Stigma Negatif Narapidana
- Yayasan Iman Indonesia Bekerja Tanpa Imbalan, Malah Bangga
- QTA Ministries Pelayanan yang Diprakarsai Anak Muda
- Yayasan Pelana Mempersiapkan Orang Lanjut Usia ke Surga
- Yobel Ministries: Pelayanan Jasmani dan Rohani
- Yayasan Penerus Bangsa, Mengembangkan Potensi Anak Muda
- GMDM, Gerakan Anti-Narkoba Prioritaskan Upaya Pencegahan
- Yayasan Breakthrough Missions Indonesia Memulihkan Pecandu Tanpa Obat
- Natanael Ministry Melayani ke Penjara se Indonesia
- Yayasan Getsemani Merawat Orang Lanjut Usia Sakit
- reformata,news,warta,kabar,berita,Sahabat Sejati,Gerakan, Cinta,Indonesia
- Army of God Melayani yang Tidak Terjangkau Masyarakat
- Charismata Shalom Komunitas Pekabaran Injil Holistik
- Gereja Kristus Ketapang: Membangun Karakter Anak Sekolah Minggu
- World Vision Indonesia, Wanita Karier Cenderung Ogah Menyusui Anak
- Efata Ministry, Melayani Sesama Karena Kasih
- Membantu Sesama Tanpa Pandang Bulu
|
|