| Laporan Utama |
|
Gara-gara selebaran “Kristenisasi”, GKBJ Pos Sepatan akhirnya ditutup. Masyarakat masih rentan ...
|
| Laporan Khusus |
|
Reformata.com - Berharap mayat Eni bangkit lagi pada hari kelima, malah mayatnya terus membusuk. Apa alasan ...
|
| YM Support |
| Redaksi Reformata |
|
| lidya |
|
|
Konsultasi Kesehatan
13 May 2009 Laki-laki Kok Takut Operasi Vasektomi
dr. Stephanie Pangau, MPH Salam jumpa dr. Stephani. Saya seorang pria berusia 45 tahun, sudah berumah tangga dan dikaruniai 3 orang anak yang sehat. Saat ini istri saya berusia 34 tahun dan masih haid setiap bulan secara teratur. Kami (suami istri) memutuskan cukup memiliki 3 orang anak ini. Berdasarkan kesepakatan kami berdua, sebaiknya saya (suami) yang menjalankan proses sterilisasi dengan jalan vasektomi. Namun diam-diam sebenarnya saya ngeri juga untuk menjalani operasi ini. Sehubungan dengan itu, saya ingin bertanya kepada dokter: 1. Apakah operasi vasektomi ini bisa mempengaruhi kelaki-lakian (maskulinitas) saya? 2. Bagaimana juga keadaan hormon dan sel mani (sperma) saya nanti setelah di-vasektomi? Sekian saja pertanyaan saya, dan sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih. Salam saya. Jordan Bandung
BAPAK Jordan yang baik, vasektomi adalah suatu keadaan di mana saluran yang menyalur-kan sel mani (spermatozoa) dari testis ke kantong penyimpanan sperma yang terdapat pada lipatan paha itu dipotong lalu diikat. Proses ini umumnya berlangsung cepat sekitar 10 – 15 menit dengan menjalankan anestesi lokal. Testis menghasilkan hormon pada pria untuk membuat dan menjaga maskulinitasnya. Pak Jordan tidak usah takut menja-lani operasi. Operasi vasektomi tidak akan mempengaruhi hor-mon–hormon kelelakian bapak, karena dari testis, hormon–hormon tersebut akan segera ma-suk ke dalam alir-an darah dan akan terus ber-fungsi dengan normal. Proses pe-nyemprotan spe-rma (ejakulasi) saat berhu-bungan intim de-ngan istri pun tidak akan ter-ganggu sebab cairan seminalis (yang mengan-dung zat makan untuk spermatozoon) dari kan-tong penyim-panan sperma pada lipatan paha disalurkan secara normal. Testis akan terus-menerus memproduksi spermatozoa, tapi karena salurannya diikat sehingga tidak dapat menyalur-kan sperma keluar melalui salurannya tersebut, maka partikel-partikel yang sangat kecil ini akan mati namun selanjutnya akan diserap oleh tubuh dengan tidak akan mengakibatkan persoalan apa pun. Setelah operasi, umumnya yang bersangkutan tidak akan langsung menjadi steril oleh karena kemungkinan masih adanya sperma atau sel mani yang tersimpan di dalam kantong di atas saluran yang terikat tadi, yang masih harus dikosongkan kira-kira 10 - 12 kali ejakulasi dalam beberapa minggu mendatang, sehingga bila akan berhubungan intim dengan istri, kami anjurkan sebaiknya bapak menggunakan kondom. Demikian jawaban kami, Tuhan memberkati. Salam hormat.
Post your comment
Others
|
|