REFORMATA --IMPIAN dan kesempataan menjadi pesona yang merangkai realita. Inilah pe-ngalaman manis Yola Fanggidae. Bermodalkan suara bagus, kese-tiaan dan ketekunan melayani Tu-han lewat suaranya, dia memba-ngun impian memiliki album rohani. Sejak duduk di bangku kelas 1 SMA, dia sudah mulai melayani di Gereja Duta Injil (GDI). Dia meng-awalinya sebagai anggota choir, kemudian menjadi singer, akhirnya menjadi worship leader.
Di tengah kesetiaannya melayani Tuhan lewat suaranya yang indah itu, Yola terus berharap dalam pe-nantian, “Kapan aku bisa mewujud-kan keinginan untuk memiliki album rohani?” Dalam pengharapan dan penantian itu, doa-doa terus dipanjatkan.
Tuhan menjawab doanya de-ngan cara yang tidak terduga. Da-lam tahun ke-2 pernikahannya,
sang suami, Pdt. Petra Fanggidae, mewujudkan impian Yola. Sang suami yang sangat mencintai dan mengasihi Yola ini tidak hanya mendukung sang istri dalam doa-doa serta kata-kata yang memacu motivasi, namun menjadi co-producer album perdana Yola yang diberi judul: “S’bab Tuhan Baik”, yang diluncurkan pada 2009 ini.
Dalam album ini, Yola menuang-kan kesaksian akan kebaikan Tuhan yang tidak pernah berubah. Yola berharap album ini dapat membuat setiap orang melihat dan merasa-kan kebaikan Tuhan. Setiap orang dapat dikuatkan, dimampukan untuk percaya dan berharap pada Tuhan. Yola tidak hanya melayani Tuhan di GDI, namun juga gereja-gereja yang ada di Jakarta. Dia melayani mulai dari kebaktian tengah Minggu, maupun ibadah Minggu. Dia yakin, kesempatan dan kepercayaan yang diberikan padanya, itu semua anugerah Tuhan. baca selengkapnya dalam
REFORMATA 105