Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Konsultasi Kesehatan

Anak Kecil Bisa Kena Darah Tinggi

Posted : 01 April 2009
104. Konsultasi kesehatan.jpg
Dok, saya heran sekali, anak laki-laki saya yang baru berusia 3,5 tahun, belakangan ini sering mengeluh sakit kepala. Setelah diperiksa dokter umum, dikatakan bahwa anak saya itu menderita penyakit hipertensi atau darah tinggi! Saya sangat kaget dan mencoba mencari kemungkinan kedua. Maka saya memeriksakan lagi anak saya ke dokter ahli anak, dan hasil diagnosanya ternyata sama saja: anak saya memang mengidap darah tinggi dan selanjutnya diberi terapi. Pertanyaan saya: 1) Mengapa anak sekecil itu sudah terkena penyakit tekanan darah tinggi? 2) Apa risikonya kalau anak-anak terkena penyakit darah tinggi? 3) Bagaimana mengatasinya?
Arnold M. Karawaci, Tangerang
BAPAK Arnold di Karawaci,    saya turut prihatin  dengan apa yang dialami putra tercinta Anda . Memang hipertensi atau darah tinggi bisa menyerang siapa saja, orang tua atau pun anak-anak, laki-laki atau perempuan. Masalah-nya yang sangat perlu diperhatikan, makin muda usia seseorang ketika terserang penyakit darah tinggi, makin besar kemung-kinan bahaya yang bisa ditimbulkannya.
Berbagai faktor bisa menjadi penyebab penyakit ini, antara lain faktor keturunan. Artinya, anak-anak yang ayah-ibunya mempunyai penyakit hiper-tensi secara keturunan, maka mereka akan sangat berisiko besar terkena hal yang sama, bahkan gawatnya bisa terjadi pada usia sangat muda. Faktor lain misalnya karena mengidap kelainan ginjal, sehingga ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik. Faktor lain lagi bisa oleh karena adanya penyakit tiroid atau kelenjar gondok yang bisa menyebabkan efek samping yang luas pada kesehatan anak, belum lagi misalnya ada faktor penyakit gula atau diabetes mellitus ( DM ).
Sebagaimana kita tahu, kalau kadar gula dalam darah seorang anak cukup tinggi di atas nilai normal, maka ke-adaan ini bisa me-nimbulkan penimbunan gula dalam bentuk lemak (kolesterol atau trigliseride) dalam tubuhnya. Kadar le-mak yang tinggi dalam darah ini bisa membuat pembu-luh darah menjadi sempit dan kaku (tidak elastis lagi) dan akhirnya terjadilah penyakit darah tinggi.
Risiko yang bisa terjadi pada anak-anak dengan darah tinggi yang tidak ter-kendali antara lain: Sulit konsentrasi untuk belajar, kelumpuhan, gangguan ginjal yang bisa berakibat fatal, gangguan jantung, kematian di usia muda.
Untuk bisa mengatasi tekanan darah tinggi pada anak perlu diperhatikan berbagai faktor antara lain: faktor saraf, faktor kesanggupan ginjal dalam menjalankan fungsinya untuk membuang hasil metabolisme sisa, faktor pembuluh darah yang menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di dalam badan si anak, serta berbagai faktor lain yang semuanya  faktor ini bila berinteraksi bisa menyebabkan tekanan darah meninggi pada anak. Selain juga riwayat penyakit keluarga (keturunan) yang perlu sekali ditelusuri juga penting dilakukan evaluasi penyakit melalui pemeriksaan darah, jantung, ginjal, kelenjar tiroid (gondok) anak sehingga bisa ditentukan obat apa yang paling tepat baginya.
Obat–obat yang akan diberikan dokter adalah obat yang berhubungan dengan apa penyebab tekanan darahnya menjadi tinggi, misalnya untuk memperbaiki keadaan fungsi ginjal yang ter-ganggu, atau obat untuk mengem-balikan berat badan anak ini ke berat normal bagi dia, atau obat untuk me-ngatasi gangguan kelenjar tiroid bila ada kelainan pada fungsi organ ini, atau obat untuk mengendalikan kadar gula dalam darah (bila ada gangguan) serta harus membatasi kadar garam dalam makanan.
Demikianlah jawaban kami, dan kiranya penyakit darah tinggi putra terkasih anda bisa teratasi dengan baik. TUHAN memberkati.v

54
25 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 25.7956 sec | TOP
Online Support :