Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

News

Mika: Pelayanan membawa Kemuliaan Tuhan

Posted : 13 Maret 2009
Mika-Pelayanan-membawa-Kemuliaan-Tuhan.jpg
Awal Februari 2009 lalu, Rev Robby Moningka (Minister dari IRC Sydney) bersama Rev Henk DeWaard (CRCA) melakukan kunjungan ke Indonesia. Di Jakarta, pertama sekali mereka mengunjungi Gereja Reformasi Indonesia (GRI) Jemaat Antiokia. Kemudian, Sabtu (7/2) mengadakan seminar di Jl Salemba 24 membahas topik “Teologi Reformed dan Dinamikanya”. Dalam seminar yang dihadiri oleh sekitar 100 orang peserta itu, Rev Henk Dewaard tampil sebagai pem-bicara pertama menyampaikan tema “ Apakah Makna Reformed/Reformasi? Rev Robby Moningka yang tampil berikutnya mem-bawakan tema “Pergumulan Gereja Reformed di Australia”. Pada sesi ketiga atau yang terakhir tampil Pdt. Bigman Sirait, pendiri dan gembala GRI Jemaat Antiokia, membahas tema “Doktrin Reformed di Indonesia”. Seminar dilanjutkan dengan acara tanya-jawab yang berlangsung cukup menarik dan hangat. Esok harinya (Minggu 8/2) DeWaard berkhotbah di GRI Antiokhia, Hotel Twin Plaza. Dia membawakan khotbah dalam dua
sesi kebaktian, pukul 07.30 WIB dan 10.00 WIB. Tema khotbah-nya: “Anak-anak Abraham lainnya”, dari Yesaya  56: 4-8.  Usai ibadah, DeWaard menga-takan amat terke-san dengan segala perlengkapan/fasilitas tempat ibadah itu, dan para pelayan yang mengambil bagian dalam kebaktian Minggu tersebut.
Selanjutnya, Selasa (10/2) Moningka dan DeWaard terbang ke Pontianak, Kalimantan Barat, untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke Ngabang, menuju  Sekolah Kristen Makedonia (SKM). Di Kalimantan, keduanya singgah di Tugu Monumen Khatulistiwa, sebuah situs bersejarah yang dibangun pemerintah Belanda di zaman VOC.
Di SKM Ngabang, diadakan beberapa kegiatan seperti kebaktian untuk siswa/siswi sekaligus mendoakan siswa kelas 3 SMP dan SMA yang akan mengikuti ujian akhir. DeWaard juga memberikan ceramah kepada para guru dan staf SKM berdasarkan firman Tuhan dari Amsal 1:7 “Takut akan Tuhan adalah permulaan segala hikmat/pengetahuan.”
SKM adalah sekolah unggulan yang dikelola oleh Yayasan MIKA, pimpinan Pdt Bigman Sirait, dan sudah berdiri sejak tahun 2002 lalu. Saat ini SKM sudah memiliki fasilitas pendidikan yang terdiri dari dua belas ruang belajar untuk siswa  kelas 1 SD sampai kelas 3 SMA, asrama untuk siswa dan siswi, per-pustakaan, laboratorium, komputer, ruang makan dan ibadah bersama, rumah untuk guru-guru dan satu unit guest house, tempat menginap para tamu. DeWaard dan Moningka juga meninjau Taman Bacaan (semacam Pre-School/Kindergarten) yang juga dikelola Yayasan MIKA. Saat ini sedang digarap rencana pengembangan kolam ikan dan peternakan ayam untuk menunjang pelayanan di sana.
Bagi DeWaard dan Moningka, kunjungan ke SKM Makedonia adalah suatu kesempatan yang indah dan langka. Di sana mereka bisa melihat dengan jelas bagaimana pekerjaan Tuhan yang dikerjakan di sebuah desa kecil dan terpencil di pedalaman Kalimantan. DeWaard yang pasih berbahasa Indonesia itu menga-kui kalau pelayanan yang diker-jakan di sana bukan pekerjaan kecil dan mudah. Pelayanan ter-sebut sangat besar manfaatnya bagi masyarakat di sana maupun bagi pengembangan pekerjaan Tuhan.
Melalui berbagai program pelayanan, meskipun memer-lukan tenaga, waktu dan dana yang cukup besar, SKM telah memberikan hasil dan sumbang-sih nyata sekaligus membawa kemuliaan bagi nama Tuhan yang telah mempercayakan pelayanan tersebut.        
     ? Hans P. Tan

59
24 votes
1 2 3 4 5

Lainnya

Arsip :20112010200920082007
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 3.5824 sec | TOP
Online Support :