Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Muda Berprestasi

Ukir Prestasi Bahagiakan Orangtua

Posted : 13 Maret 2009
Ukir-Prestasi-Bahagiakan-Orangtua.jpg
Kedewasaan selalu memberi kesadaran bagi seseorang, untuk mampu memenej hidupnya dalam keman-dirian, menggapai sesuatu yang lebih baik. Hal ini terlihat dalam pri-badi Fhany Taulani. Pemudi kela-hiran Riau, 19 Jan 1992 ini, sejak jauh dari kedua orang tuanya dan tinggal di Jakarta, membuatnya semakin mandiri. Itu terlihat dari prestasi yang dapat diraihnya sejak kelas 1 SMA. Bagi Fhany, peruba-han ini sangat drastis dibanding waktu di SMP. Di SMP dia sering tidak belajar serius, kebanyakan santai dan bermain. Namun hijrah ke Jakarta, sendirian, untuk me-nuntut ilmu di SMA 1 PSKD, ia jadi mampu menggunakan waktunya dengan baik dan bertanggung jawab. Hal ini berdampak pada prestasi yang terus dapat diper-tahankannya hingga kini duduk di
Selain sebagai juara 1 kelas dan jurusan, Fhany juga pernah menjadi finalis kompetisi matematika. Mate-matika menjadi pelajaran favoritnya. Bagaimana  Fhany belajar dan meningkatkan prestasi? Mengikuti bimbingan belajar. Dia tidak segan belajar dari teman-teman yang dirasakannya lebih jago. Dia juga selalu mempersiapkan diri untuk pelajaran yang akan diikuti esok harinya.  Motivasi Fhany, salah satunya adalah untuk membahagia-kan kedua orang tuanya, dan membuat mereka bangga. Dia juga ingin menjadi orang sukses dan tidak membuat orang lain susah. Keinginan untuk membuktikan dirinya bisa, telah memacunya untuk menjadi pemudi yang tidak hanyut dalam dunia bebas seperti banyak anak muda di jaman sekarang.
Fhany dengan segala kelebihan-nya, tidak malu untuk mengakui kelemahannya.
 
Ada rasa minder jika berada di antara orang-orang yang memiliki kualitas lebih darinya. Tapi untuk mengatasi ini, dia belajar berinteraksi dengan siapa saja.  Kiat-kiat yang dilakukan untuk terus berprestasi adalah pertama, membangun kedekatan dengan Tuhan; Kedua, dekat dengan semua teman-teman, tidak menjadi pribadi yang sombong. Ketiga, melatih diri supaya terus rajin.  Hal penting yang dimiliki Fha-ny adalah dirinya sendiri, orang tua, dan Tuhan sebagai motivator terbesar yang terus memacunya menggapai impian dan cita-citanya.

“Tuhan sumber semuanya. Saya ada karena Tuhan, Dia yang pertama, tidak ada yang melebihi-Nya. Itulah yang membuatku selalu membiarkan Tuhan berjalan di depan. Di kala sedih maupun se-nang, aku datang dan berbagi kepada-Nya. Mem-bangun hubungan kedekatan dengan-Nya,” urai jemaat HKBP Rawamangun ini memberi pesan kepada rekan-rekan pemuda lainnya untuk selalu menyadari: semua yang terjadi dalam kehidupan ini, sebagai kehendak Tuhan. “Maka jangan pernah menyesal. Jangan takut akan apa pun yang terjadi,” pesannya.Lidya
    

58
25 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :2011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 13.9231 sec | TOP
Online Support :