Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Dari Redaksi

RUU Halal dan Hari Kiamat

Posted : 13 Maret 2009
cover-103-revisikecil.jpg
Syalom dan selamat  berjumpa lagi dalam edisi “menjelang pemilu” ini. Saudara yang terkasih, kalau tidak ada aral melintang, maka pada hari Kamis, 9 April 2009 mendatang kita akan melaksanakan pesta demo-krasi, guna memilih wakil kita yang akan kita dudukkan di kursi par-lemen. Lewat edisi ini kami meng-imbau kita semua agar menggu-nakan hak pilih itu dengan sebaik-baiknya, tentu saja diiringi doa, kiranya wakil-wakil rakyat yang akan duduk di lembaga legislatif, baik pusat maupun daerah, adalah pribadi-pribadi berhati mulia, yang berjuang untuk kesejahteraan bersama, tanpa ada niat untuk mengorbankan kepentingan ma-syarakat luas demi ambisi diri atau kelompoknya. Sebab adalah tugas kita mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pluralis, sebagaimana diperjuang-kan oleh para pahlawan kusuma bangsa.
Hal ini perlu terus kita ingatkan sebab akhir-akhir ini kelihatannya makin gencar saja upaya orang-
orang yang ingin merongrong negara kita yang berfalsafah Pancasila, demi memaksakan diberlakukannya syariat agama tertentu dalam seluruh aspek ke-hidupan berbangsa dan berne-gara. Sebagaimana kita saksikan, sudah banyak produk perundang-undangan maupun peraturan daerah (perda) yang diberlakukan di berbagai tempat sekalipun banyak rakyat yang menentang-nya. Para pihak yang memaksakan kehendaknya ini, dengan dalih membawa aspirasi kelompok mayoritas, saat ini telah berpesta pora di atas keprihatinan dan kesedihan kelompok masyarakat lain, karena ambisi mereka, satu demi satu berhasil dipaksakan. Entah apa jadinya negara ini nanti, hanya Tuhan yang tahu.
 
Saat ini, para wakil rakyat sedang menggodok pula Rancangan Undang Undang (RRU) tentang Halal dan Zakat. UU ini, bagaimana pun juga akan semakin memojok-kan kelompok lain yang jumlahnya minoritas di negeri ini, khususnya kita umat kristiani. Konon dengan UU Halal ini, maka ada peluang bahwa semua makanan atau pro-duk-produk yang “haram” menurut definisi mereka, akan  dinyatakan terlarang di bumi Nusantara ini. Tragis, bila RUU yang sangat diskriminatif ini sampai disetujui. Maka adalah sangat membangga-kan upaya beberapa wakil rakyat yang dengan tegas dan berani menentang pembahasan RUU yang sifatnya sangat sepihak ini. Semoga Tuhan menaungi perjua-ngan mereka sehingga RUU ini tidak pernah diberlakukan. Bagai-mana selengkapnya, silakan baca Laporan Utama kami pada edisi kedua di bulan Maret 2009 ini.

Kemudian Saudara dan Saudari yang kami kasihi, dalam Laporan Khusus kami membawakan kepada kita semua sebuah wacana tentang hari akhir Planet Bumi kita ini. Berdasarkan penanggalan Suku Maya Kuno  yang pernah hidup jaya di kawasan Mexico,  ribuan tahun silam. Berdasarkan penanggalan mereka, yang katanya sering kali tepat,  dunia kita ini akan berakhir pada 2012 nanti.

Ramalan tentang akhir jaman memang sudah sering kita dengarkan, dan semuanya meleset total. Sesuai ajaran Alkitab, suatu ketika nanti dunia ini akan berakhir, namun tidak ada seorang pun manusia yang tahu kapan tepatnya akhir jaman atau kiamat itu akan tiba. Tentang hari kiamat, hanya Tuhan Yang Mahapencipta itu saja yang tahu. Tapi menarik juga untuk sekadar menyimak ba-gaimana “teori” mutakhir  tentang akhir jaman yang katanya akan terjadi kira-kira tiga tahun lagi dari sekarang itu. Dan lebih menarik lagi karena teori ini pun diperkuat oleh argumentasi berdasarkan ilmu pengetahuan (science).

Tetapi kita sebagai umat Tuhan tidak perlulah mempercayai apalagi sampai mengimani teori tersebut. Toh dalam Alkitab tidak pernah disebutkan kapan tibanya Hari Pengadilan Akhir itu. Yang perlu, selalulah berjaga-jaga, menyambut hari kedatangan-Nya yang kedua kali itu. Tuhan memberkati kita.
52
24 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 6.1158 sec | TOP
Online Support :