Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Kawula Muda

Saatnya anak muda jadi pelopor lingkungan

Posted : 14 Februari 2009
greenenergy.jpg
Menghirup udara sejuk alam hijau nan rindang – teduh dan damai, tentu dambaan setiap insan, apalagi yang setiap hari bergelut dengan bising suara raung kendaraan bermotor, asap tebal kenalpot kendaraan, de-bu-debu beterbangan di setiap ja-lan yang dilintasi - seperti umumnya suasana kota besar, seperti Jakarta. Udara bersih di Jakarta dewasa ini seolah menjadi barang mahal yang teramat langka dan sulit dinik-mati. Tak heran, banyak warga Ibu Kota setiap akhir minggu berlibur ke luar kota, semacam Puncak, Bo-gor dan sekitarnya, sekalipun harus menyewa villa. Di kawasan sejuk, damai, sepi dan masih asri itu, ke-luarga bisa menikmati udara bersih dan segar sepuasnya. Hari-hari di Puncak yang cuma “sebentar” itu mereka manfaatkan betul-betul dengan harapan suasana tersebut dapat memberikan satu kesegaran baru, semangat baru. Harapan yang besar terhadap kebersihan dan kesehatan lingku-ngan – juga tekanan ancaman global warming (pemanasan global) membuat banyak pihak semakin sa-dar arti pentingnya menjaga lingku-ngan yang kemudian diekspre-sikan dalam berbagai bentuk, salah satu-nya adalah penanaman atau penghi-jauan yang semakin gencar digalak-kan belum lama ini. Dengan semangat “Go Green”, ba-nyak orang semakin gencar me-ngampanyekan penghijauan dan upaya bersama penyelamatan bumi. Tak ketinggalan, generasi mu-da kita pun turut menyingsingkan lengan ba-ju, merawat dan melestarikan alam sekitar demi hijaunya wilayah Indonesia yang menjadi paru-paru dunia. Gayung bersambut, keinginan anak muda ini direspon sangat positif oleh pemerintah, khusus-nya pemerintah DKI Jakarta—yang ditandai dengan diluncurkannya program “Teens Go Green”, yang diprakarsai oleh Yayasan Keaneka-ragaman Hayati Indonesia (KE-HATI), Dinas Pendidikan Mene-ngah dan Tinggi (Dikmenti) DKI Jakarta, dan PT. Pembangunan Jaya Ancol, beberapa waktu lalu. Teens Go Green, merupakan satu program klub yang mewa-dahi pelajar setingkat SMA dan SMK di Kota Jakarta dalam me-ngembangkan minat, pengeta-huan, dan aksi cinta lingkungan yang kreatif,  inovatif dan aplikatif. Inilah saatnya generasi muda men-jadi pelopor dalam mencintai lingku-ngan yang diaplikasikan dalam tin-dak nyata dan praktis. “Ramah lingkungan”, menjadi kata kunci penting yang terus disuarakan dan dipraktikkan dalam aktivitas harian, baik di rumah, maupun di sekolah. Teens Go Green, menjadi ajang bagi lebih dari 80 SMU dan SMK di Jakarta, yang diwakili 3 siswa ber-prestasi untuk menjadi duta keber-sihan bagi sekolah dan lingkungan sekitar. Berbagai aktivitas, dan pembekalan yang diberikan dalam klub niscaya akan menjadikan ke-tiga siswa berprestasi, utusan se-kolah itu, dapat berperan banyak, sekaligus menjadi pahlawan keber-sihan, sekaligus dapat memenga-ruhi teman-temannya agar dapat menjadikan hidup bersih dan cinta lingkungan sebagai gaya hidup. Sebagai orang muda pilar bang-sa, bukankah sudah menjadi satu kewajiban bagi kita untuk turut menjaga lingkungan sekitar kita? Ya, lingkungan atau alam telah berjasa banyak bagi kita, seperti mengayomi, meneduhi, memberi kesegaran dan keheningan. Dan sudah seharusnya kita juga mem-balas budi, dengan cara merawat dan menjaga keasrian dan kelang-sungan alam. Dengan adanya gerakan cinta lingkungan oleh orang muda, nis-caya itu dapat segera mengubah imej masyarakat yang biasa me-mandang anak muda hanya doyan hura-hura, dan pesta-pora, ber-ganti menjadi gambaran anak muda pelopor lingkungan. ?Slawi/dbs
60
27 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 3.3228 sec | TOP
Online Support :