Segera setelah dilatik menjadi Presiden Amerika, Obama segera mengeluarkan kepu-tusan menutup penjara Guanta-namo B yang selama ini menjadi tempat penahanan mereka yang dianggap terkait dengan serangan 11 September dan aksi terorisme lainnya.
Bagaimana perkembangan tero-risme pascapenutupan penjara yang terletak di Kuba itu? Berikut petikan bincang-bincang dengan Bara Hasibuan, master dalam bidang ilmu politik dari Boston University dan pernah bekerja di Kongres Amerika.
Apa nilai strategis dari penu-tupan penjara “teroris” Guan-tanamo?
Ya, hanya dua hari setelah dilan-tik, Presiden Obama memang me-ngeluarkan Executive Order (EO) untuk menutup penjara Guanta-namo B. Ia mau menunjukkan bah-wa kepemimpinannya berbeda dari pendahulunya yaitu Bush. Bahwa Amerika di bawah Obama dalam menjalankan misinya untuk mem-berantas terorisme tidak akan me-lanjutkan pendekatan atau strategi yang dulu dijalankan oleh peme-rintahan Bush yang tidak menun-
jukkan komitmen terhadap nilai dasar Amerika yang berdasarkan rule of law, demokrasi dan HAM. Simak bicang-bincang selanjutnya dalam REFORMATA edisi 101