Dr. Stephanie Pangau, MPH
Halo, Dok, salam jumpa. Mau nanya nih, Dok. Bagaimana cara merawat ayah saya (76 tahun), yang sudah lumpuh akibat stroke sejak 4 tahun lalu?
Semenjak terserang stroke itu, beliau banyak tergeletak di tempat tidur. Tahu-tahu belakangan ini banyak muncul luka yang benyek di tubuhnya, terutama pada bagian pantat yang kadang-kadang bisa berbau tidak enak.
Orang-orang menasihati supaya posisi tidur ayah harus sering diganti-ganti supaya badannya tidak menjadi panas dan mudah luka. Dan nasihat itu sudah kami turuti. Hampir setiap hari kalau cuaca bagus dan matahari cerah kami menuntun ayah untuk berjemur, terutama setelah dimandikan supaya lebih segar. Tapi kok luka pada daerah pantatnya masih terjadi? Bagaimana cara mencegah timbulnya luka-luka tersebut?
Nn. Risa, Tanjung Priok
NONA Risa, apa yang dialami ayah Anda, dalam istilah kedokteran disebut dengan istilah dekubitus. Hal ini bisa terjadi bila ayah Anda banyak tidur pada satu sisi atau posisi yang sama dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa cepat diubah ke posisi lainnya.
Tidur lama pada satu posisi saja dapat menyebabkan bagian kulit pada posisi yang tertekan terus-menerus menjadi panas, dan akan muncul bercak merah keunguan seperti lebam yang mudah terkelupas. Bila bercak ini tidak cepat diobati dengan baik dan posisi tidur tidak diganti-ganti sesering mungkin, maka bercak tadi akan berkembang menjadi luka atau tukak yang dalam dan bisa bernanah, berbau tidak sedap bahkan bukannya tidak mungkin akan muncul banyak belatung di dalamnya.
Daerah tubuh yang paling sering terjadi dekubitus pada pasien yang tidur terlentang lama ialah bagian bahu, pantat dan tumit, sedangkan pada pasien yang tidur telungkup lama, dekubitus akan muncul pada kulit perut, lutut, dagu dan pinggul.
Untuk menghindari terjadinya dekubitus pada pasien lumpuh atau sakit keras harus diusahakan sungguh-sungguh supaya posisi tidurnya diganti-ganti sesering mungkin.
Tempat tidur sebaiknya diusahakan memakai kasur yang lembut dan pada daerah yang sering tertekan bisa juga diberi alas karet yang berisi udara supaya kulit yang tertekan tersebut dapat berkurang tekanannya serta berubah-ubah dengan pergerakan udara di dalam alas karet itu. Labih baik lagi (bila punya cukup dana) dibelikan kasur khusus yang dapat mengatur udara di atas kulit sehingga bagian kulit yang tertekan bisa berganti-ganti, sehingga dekubitus dapat dicegah.
Demikianlah jawaban kami, saran kami supaya segera menghubungi dokter keluarga untuk dapat memberi pengobatan yang memadai atas dekubitus yang diderita ayah Anda, supaya jangan menjadi lebih parah. Tuhan memberkati.v